Analisis Kelemahan Argentina Menjelang Pertandingan Semifinal Piala Dunia 2026
Agenda Nasional - Inggris berupaya memanfaatkan kelemahan Argentina dalam semifinal Piala Dunia 2026 untuk meraih tiket ke final, mengulangi pencapaian 60 tahun lalu. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Atlanta pada Kamis (16/7) dini hari WIB.
Awal Kejadian
Setelah melewati enam pertandingan di Piala Dunia 2026, kedua tim telah menunjukkan keunggulan dan kelemahan masing-masing. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengaku telah mempelajari dengan seksama kekuatan dan kelemahan Argentina, serta percaya diri dapat mengatasi La Albiceleste.
Perkembangan
Menurut analisis yang dilansir dari The Analyst, terdapat tiga kelemahan Argentina yang dapat dimanfaatkan Inggris. Pertama, Argentina memiliki kecenderungan untuk didominasi dalam permainan. Ketika tidak menguasai bola, mereka cenderung memainkan gaya akomodasi, seperti yang ditunjukkan oleh Lionel Messi yang kurang terlibat saat timnya ditekan.
Kedua, sisi sayap Argentina dianggap lemah. Pertahanan sayap tim ini kurang disiplin, dan serangan balik sulit diantisipasi. Bek sayap seperti Nahuel Molina, Gonzalo Montiel, Facundo Medina, dan Nicolas Tagliafico sering kali kecolongan, memberikan peluang bagi Inggris untuk mengeksploitasi kelemahan ini.
Ketiga, performa kiper Emiliano Martinez menunjukkan penurunan. Meskipun sebelumnya tampil impresif, dalam beberapa laga terakhir Martinez terlihat kehilangan kepercayaan diri, dengan persentase penyelamatan di Piala Dunia 2026 hanya 57,14 persen, jauh di bawah 70,7 persen yang dicapai di Liga Inggris.
Kondisi Terakhir
Dengan memanfaatkan ketiga kelemahan tersebut, Inggris berharap dapat menciptakan peluang dan meraih kemenangan atas Argentina dalam pertandingan yang sarat gengsi ini.




