Bandara SAMS Sepinggan Salurkan Santunan Rp50,7 Juta untuk 110 Anak Panti Asuhan
Agenda Nasional - Kaltimkita.com, BALIKPAPAN – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama serta penyaluran santunan bagi anak panti asuhan sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional bandara.
Dalam kegiatan tersebut, manajemen Bandara SAMS Sepinggan menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp50.717.333 kepada 110 anak panti asuhan yang berasal dari sejumlah yayasan dan lingkungan di Kota Balikpapan.
Acara yang berlangsung khidmat di Masjid As–Salaam Bandara ini dihadiri jajaran manajemen dan karyawan perusahaan. Prosesi pemberian santunan dilakukan secara simbolis oleh CEO Regional IV PT Angkasa Pura Indonesia, Farid Indra Nugraha, bersama General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar. Kegiatan turut diisi dengan tausiyah dan doa bersama untuk keberkahan operasional bandara serta keselamatan penerbangan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya untuk mempererat tali silaturahmi. Melalui tema Bersama Ciptakan Ramadan Penuh Warna, kami ingin memastikan bahwa kehadiran bandara memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya adik-adik kita. Nilai bantuan sebesar Rp50,7 juta ini diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan maupun kesejahteraan mereka,” ujar Iwan.
Penyaluran dana tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Bantuan yang diberikan mencakup paket santunan tunai bagi para penerima manfaat.
Melalui kegiatan ini, PT Angkasa Pura Indonesia berharap dapat terus menginspirasi kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Balikpapan, seiring dengan peran strategis Bandara SAMS Sepinggan sebagai gerbang utama Kalimantan Timur. (*)




