ChatGPT Go Resmi Meluncur di Indonesia, Paket Berlangganan Rp 75.000 per Bulan
Liputan6.com, Jakarta - OpenAI yang akhirnya resmi meluncurkan paket berlangganan baru ChatGPT Go di Indonesia, menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (23/9/2025) kemarin.
Informasi lain yang juga populer datang dari fitur baru iOS 26, iPadOS 26, hingga watchOS 26 yang bisa bantu orang tua melindungi anak dari konten berbahaya.
Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.
1. ChatGPT Go Resmi Rilis di Indonesia, Ini Fitur dan Harga Lengkapnya
OpenAI akhirnya resmi meluncurkan paket berlangganan baru ChatGPT Go di Indonesia, setelah sebelumnya paket ini dirilis pertama kali di India.
Jadi negara pertama di Asia Tenggara dengan layanan ChatGPT Go, OpenAI menyebut Indonesia kini termasuk lima pasar teratas pengguna ChatGPT secara global.
Lewat layanan ChatGPT Go, kini pengguna bisa menikmati batas chat dengan GPT-5 hingga 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan versi gratis.
Tak hanya itu, paket ChatGPT Go juga menawarkan kuota lebih besar untuk pembuatan gambar, unggahan dokumen, hingga memori dua kali lebih panjang sehingga respons terasa lebih personal.
"Jutaan orang di Indonesia telah menggunakan ChatGPT setiap hari untuk belajar, berkreasi, dan memecahkan masalah,” kata Vice President & Head of ChatGPT, Nick Turley, dalam keterangan resminya, Selasa (23/9/2025).
Lalu berapa harga ChatGPT Go? Raksasa kecerdasan buatan (AI) ini membanderol paket berlangganan ini di Rp 75.000 per bulan.
2. Fitur Baru iOS 26, iPadOS 26, hingga watchOS 26 Bantu Orang Tua Lindungi Anak dari Konten Berbahaya
Apple telah merilis iOS 26, iPadOS 26, macOS Tahoe 26, hingga watchOS 26 secara global pada 15 September 2025.
Update iOS 26 sendiri membawa banyak perubahan signifikan dari sisi tampilan, fitur baru, dan peningkatan keamanan, khususnya fitur perlindungan anak dan remaja di seluruh perangkat Apple.
Fitur baru iOS 26, iPadOS 26, macOS Tahoe 26, hingga watchOS 26 ini dirancang membantu orang tua mengatur pengalaman digital anak dan remaja lebih aman dan sesuai usia.
3. Nvidia Suntik Rp 1.665 Triliun ke OpenAI untuk 'Perang' Lawan China
Di tengah berkecambuknya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), banyak perusahaan Big-Tech berlomba-lomba memberikan inovasi terbaru berupa fitur canggih.
Seolah tak mau kalah, Nvidia baru saja mengumumkan bakal melakukan investasi sebesar USD 100 miliar (sekitar Rp 1.665 triliun) untuk pengembangan AI oleh OpenAI.
Melansir BBC, Selasa (23/9/2025), salah satu wujud dari investasi ini akan bermuara pada output pemasokkan chip yang dibutuhkan oleh OpenAI dalam memperkaya dan mengembangkan model teknologi AI.
Selain itu, berdasarkan paparan lebih lanjut dari perusahaan pembuat AI tersebut, pendekatan yang mereka ambil dalam melakukan investasi kali ini adalah “strategic partnership".
Pendekatan ini bertujuan untuk mengalahkan satu 'musuh' sama yang baru saja mulai terjun ke industri AI, yaitu China.




