Kelurahan Baler Bale Agung Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2025
Sumber Foto: NUSABALI.com
Nasional

Kelurahan Baler Bale Agung Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Nasional 2025

Agenda Nasional - Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, berhasil meraih Juara II dalam Lomba Kelurahan Tingkat Nasional Regional II Tahun 2025. Penghargaan ini diserahkan kepada Lurah Baler Bale Agung, Ida Bagus Gede Ananda Kusuma, pada peringatan Hari Desa Nasional di Boyolali, Jawa Tengah, pada 15 Januari 2026.

Awal Kejadian

Keberhasilan Kelurahan Baler Bale Agung dalam lomba ini bukan diperoleh secara instan. Penilaian dilakukan berdasarkan penyelenggaraan pemerintahan dan program-program yang telah dilaksanakan selama dua tahun sebelumnya, yakni dari 2023 hingga 2025.

Perkembangan

Menurut Gus Nanda, penilaian mencakup tiga aspek utama: administrasi pemerintahan kelurahan, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan kewilayahan. Salah satu inovasi unggulan yang diandalkan adalah layanan Silaba (Sistem Administrasi Layanan Baler Bale Agung), yang memungkinkan masyarakat mengurus surat keterangan secara daring tanpa harus datang ke kantor kelurahan berulang kali.

Inovasi lain mencakup pengembangan Gapura Jegog, yang mengintegrasikan konsep gang hijau, pengelolaan sampah berbasis sumber, dan ketahanan pangan. Program ini berfokus pada penataan gang permukiman menjadi kawasan hijau dengan penanaman tanaman pangan serta pengolahan sampah organik secara mandiri.

Kelurahan ini juga mendirikan bank sampah dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Lubbak untuk meningkatkan nilai ekonomi dari sampah. Selain itu, program BBAgung Manteb diluncurkan untuk menjaga keamanan wilayah melalui patroli rutin.

Inovasi di sektor pertanian juga dijalankan dengan konsep pertanian ramah lingkungan serta pemberdayaan ekonomi melalui kelompok usaha rumah tangga, seperti Kelompok Wanita Tani (KWT) Rosella.

Kondisi Terakhir

Gus Nanda menegaskan bahwa inovasi yang dihasilkan bukan hanya dari pemerintah kelurahan, tetapi juga berasal dari gagasan masyarakat yang difasilitasi untuk memberikan manfaat lebih besar. Prestasi ini menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam pembangunan kelurahan.