Kemenag Kaltim Dorong Siswa Madrasah Hidup Sehat Melalui Olahraga dan Pola Makan Baik
Agenda Nasional - Ramadan
Samarinda
Oleh - Zulfikar Ali,
Editor - Saparuddin
RRI.CO.ID, Samarinda - Webinar Ramadan Challenge 2026 turut menyoroti pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari pembentukan karakter positif peserta didik. Materi ini disampaikan Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mulawarman, Ratna Kusuma, dalam sesi edukasi kesehatan yang diikuti siswa madrasah dari berbagai daerah di Kalimantan Timur secara daring.
Dalam pemaparannya, Ratna menjelaskan kesehatan fisik memiliki hubungan erat dengan pembentukan kebiasaan hidup disiplin sejak usia dini. Menurutnya, karakter positif tidak hanya dibangun melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui pola hidup sehat yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Ratna menegaskan, olahraga tidak harus dilakukan dengan aktivitas berat ataupun membutuhkan waktu lama. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki selama beberapa menit setiap hari sudah cukup membantu menjaga kebugaran tubuh serta meningkatkan daya tahan fisik.
“Olahraga itu tidak perlu sulit, yang penting rutin dan teratur, bahkan lima menit berjalan di sekitar rumah sudah memberikan manfaat,” ujar Ratna Kusuma, pada Jumat 27 Februari 2026. Ia menambahkan aktivitas fisik mampu membantu kerja jantung, memperlancar peredaran darah, serta meningkatkan suplai oksigen ke seluruh tubuh.
Menurut Ratna, mengingatkan kebiasaan anak yang terlalu lama menggunakan gawai dapat mengurangi aktivitas gerak tubuh. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pola hidup pasif yang berdampak pada kesehatan, seperti mudah lelah, kurang fokus belajar, hingga menurunnya kebugaran tubuh.
Ratna mengajak siswa untuk mulai bergerak dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, seperti berjalan ke dapur, membantu pekerjaan rumah, atau berjalan kaki ke warung terdekat. Kebiasaan sederhana tersebut dinilai mampu meningkatkan kesehatan fisik sekaligus melatih kemandirian dan tanggung jawab anak.
Selain olahraga, siswa juga dianjurkan memperhatikan asupan makanan sehat dan bergizi sebagai sumber energi utama. Pemilihan makanan tidak hanya mempertimbangkan harga atau rasa kenyang, tetapi juga kandungan nutrisi yang mendukung pertumbuhan dan aktivitas belajar.
Menurut Ratna, tubuh yang sehat akan membantu siswa menjalankan berbagai aktivitas dengan lebih optimal, termasuk belajar dan beribadah selama bulan Ramadan. Kondisi fisik yang baik juga berperan dalam menjaga konsentrasi serta stabilitas emosi anak.
Kata Kunci / Tags
FMIPA UNMUL Samarinda hidup sehat ramadan challenge kaltim Ramadan Kaltim




