Musorprov KONI Papua Dijadwalkan 5-6 Juni 2026 untuk Pemilihan Ketua Baru
Agenda Nasional - Ketua Umum KONI Papua, Dr. Kenius Kogoya bersama jajaran pengurus KONI Papua. - Dok Humas KONI Papua
SHARES
816
VIEWS
Facebook Twitter WhatsApp Telegram Threads
Jayapura, Jubi – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua resmi menetapkan jadwal Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) pada 5 hingga 6 Juni 2026. Forum tertinggi organisasi olahraga di tingkat provinsi ini dipastikan bakal berlangsung di Jayapura.
Agenda utama dalam Musorprov kali ini adalah memilih Ketua Umum beserta jajaran Pengurus KONI Papua untuk masa bakti 2026–2030. Selain suksesi kepemimpinan, forum tersebut juga dirancang untuk menetapkan kebijakan mendasar serta program strategis jangka panjang terkait pembinaan prestasi olahraga di Provinsi Papua.
Ketua Umum KONI Papua, Dr. Kenius Kogoya, menyatakan bahwa keputusan penetapan tanggal ini diambil setelah melalui proses evaluasi internal dan komunikasi intensif dengan pengurus pusat.
“Kita sudah lakukan rapat KONI dan sudah koordinasi dengan KONI Pusat, kita akan gelar Musorprov diawal bulan Juni tepatnya ditanggal 5 dan 6 Juni,” kata Kenius saat memberikan keterangan pers didampingi jajaran pimpinan KONI Papua di Jayapura pada Rabu (27/5/2026).
Menurut Kenius, pelaksanaan Musorprov dalam waktu dekat merupakan langkah taktis yang sangat krusial bagi keberlanjutan prestasi olahraga Papua. Agenda ini sengaja dikebut demi memberikan waktu yang ideal bagi kepengurusan baru untuk mempersiapkan para atlet menghadapi Pra-Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) yang dijadwalkan bergulir pada pertengahan hingga akhir tahun 2027.
Target jangka panjangnya, kata dia, adalah memastikan kesiapan penuh kontingen Papua saat berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“ Musorprov digelar dengan sejumlah pertimbangan, terutama waktu menuju pra kualifikasi PON dan PON semakin dekat maka agenda ini penting digelar. Sehingga kepengurusan KONI yang baru memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan para atlet menuju pra kualifikasi PON tahun 2027 dan PON XXII NTT-NTB tahun 2028 mendatang,” ujar Kenius menerangkan urgensi sirkulasi kepemimpinan tersebut.
BERITA TERKAIT
Menuju PON NTB–NTT 2028, KONI Papua siapkan Musprov dan pembinaan atlet
Suasana Stadion Mandala setelah ‘ditinggal’ Persipura
KONI Papua akui terima Rp3,9 miliar dari PB PON Papua
Menunggu nasib Kontingen PON Papua
Langkah organisasional ini juga diklaim telah mengantongi lampu hijau dari otoritas pemerintah daerah selaku penyokong utama kebijakan dan anggaran daerah. Kenius menambahkan, pihaknya telah menjalin komunikasi formal dengan Pemerintah Provinsi Papua agar seluruh tahapan suksesi berjalan tanpa hambatan.
“Kami sudah menyampaikan kepada pemerintah daerah dalam hal ini Pak Gubernur dan Pak Gubernur juga sudah menyetujui untuk kita laksanakan di tanggal 5 dan 6 bulan Juni 2026,” ujarnya.
Guna memastikan kepastian hukum dan transparansi pemilihan, kepanitiaan Musorprov serta tim penjaringan calon ketua umum telah resmi dibentuk dan mulai menjalankan masa tugasnya. Kenius menegaskan bahwa regulasi teknis mengenai persyaratan bakal calon akan segera dibuka ke publik dalam waktu dekat.
“Tim penjaringan juga sudah mulai bekerja dan dalam waktu dekat akan menyampaikan ke publik hal-hal teknis seperti jadwal dan persyaratan. Intinya Musorprov digelar 5-6 Juni 2026, bulan depan,” kata Kenius menegaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Umum KONI Papua, George Weyasu, S.H., memaparkan aspek legal-formal pembentukan tim ini. Weyasu menjelaskan bahwa komposisi tim penjaringan dan penyaringan didasarkan pada keputusan kolektif dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Papua yang digelar di Jayapura pada 16 April 2026 lalu.
Berdasarkan mandat Rakerprov tersebut, tim penjaringan diisi oleh kombinasi keterwakilan dari unsur pengurus KONI Provinsi, pengurus tingkat kabupaten, serta perwakilan Pengprov cabang olahraga. Mereka yang ditunjuk adalah Henky Sawaki, Benny Jensenem, Otniel Deda, Korneles Yanuaring, dan Thelma Numberi.
“Mereka ditetapkan dalam Raker pada bulan April sedangkan untuk kepanitian Musorprov juga telah bentuk. Ketua panitianya saudara Ayub Woisiri,” kata Weyasu menjelaskan struktur kepanitiaan pelaksana.
Selepas Musorprov bergulir, pengurus baru dipastikan akan langsung dihadapkan pada sejumlah tantangan berat. Beberapa agenda strategis nasional yang kini menjadi sorotan utama KONI dan Pengprov Cabor menjelang PON XXII meliputi akselerasi persiapan atlet Papua menghadapi Pra-Kualifikasi, pembenahan manajemen keorganisasian internal di tingkat pengprov cabang olahraga, hingga restrukturisasi program Pembinaan Prestasi. (*)
Tags: 5-6 Juni 2026 agenda utama KONI Papua Musorprov pilih ketua baru
Share Tweet Send Share Share
Related Posts
Empat warga Yahukimo dilaporkan sempat ditangkap Satgas dan Marinir
Ketegangan di Timur Tengah memanas, pertemuan internet global ICANN dialihkan ke Bali
Teror kepala ayam terhadap Floresa mengancam kebebasan pers
June 11, 2026
Dongkrak kualitas SDM Papua, STT GIDI dan SAGU Foundation jalin kerja sama
June 10, 2026
Bupati Jayawijaya didesak patuhi putusan PTUN Jayapura
June 10, 2026
PSN nyatakan sikap terhadap militeristik dan kerusakan lingkungan
June 8, 2026
Discussion about this post




