Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya TNI Terintegrasi di Malang, Gubernur Khofifah Sebut Jawa Timur Pilar Ketahanan Pangan Nasional
Agenda Nasional - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Panen Raya TNI Terintegrasi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional penguatan ketahanan pangan yang melibatkan sinergi tiga matra TNI.
Awal Kejadian
Panen Raya TNI Terintegrasi dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia dengan fokus pada komoditas pangan strategis. Di Lanud Abdulrachman Saleh, panen dipusatkan pada tebu, mendukung program swasembada gula nasional, sementara padi dikembangkan oleh TNI Angkatan Darat dan kedelai oleh TNI Angkatan Laut.
Perkembangan
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, petani, dan pemangku kepentingan lainnya sangat penting untuk mencapai kemandirian pangan. Khofifah juga menjelaskan posisi strategis tiga komoditas yang dipanen, yaitu padi, tebu, dan kedelai, dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Jawa Timur berperan sebagai produsen gula terbesar di Indonesia, menyuplai 51 persen dari total produksi gula nasional, serta merupakan salah satu lumbung padi dan kedelai.
Kondisi Terakhir
Khofifah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk meningkatkan produktivitas lahan dan pengembangan teknologi pertanian. Ia menyatakan bahwa keberhasilan meningkatkan produksi padi dan kedelai menunjukkan dampak positif kolaborasi yang telah terjalin. Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah gerakan nasional yang memerlukan persatuan seluruh elemen bangsa untuk mencapai kedaulatan pangan.




