Public Expose Live 2026 Digelar BEI, Delapan Perusahaan Siapkan Pemaparan
Agenda Nasional - Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Public Expose Live 2026, yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi informasi dan akses investor terhadap emiten. Sebanyak delapan perusahaan dijadwalkan untuk mempresentasikan kinerja, kondisi keuangan, dan prospek bisnis mereka kepada publik.
Awal Kejadian
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari Selasa hingga Kamis, 9 hingga 11 Juni 2026. Emiten yang berpartisipasi antara lain PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), yang terafiliasi dengan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad, dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), yang dimiliki oleh Sugianto Kusuma.
Perkembangan
Agenda Public Expose Live 2026 dimulai pada Selasa, 9 Juni, dengan pemaparan dari PGUN, diikuti oleh PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) dan PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO). Pada hari kedua, Rabu, 10 Juni, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD), serta PT Argo Pantes Tbk (ARGO) akan mempresentasikan kinerja mereka. Hari terakhir, Kamis, 11 Juni, akan diisi oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).
Kondisi Terakhir
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menegaskan bahwa Public Expose Live merupakan bagian dari reformasi pasar modal Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan kepemilikan publik. Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Samsul Hidayat, menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan ruang interaksi antara emiten dan investor. Sementara itu, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Iding Pardi, menyatakan bahwa keterbukaan informasi yang akurat sangat penting dalam membangun kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.




