Restoran Ayam Malaysia Dapat Kontrak Data Center Rp 900 Miliar
Sumber Foto: Kompas.com
Teknologi

Restoran Ayam Malaysia Dapat Kontrak Data Center Rp 900 Miliar

Agenda Nasional - CCH Holdings (CCHH), pemilik jaringan restoran Chicken Claypot House di Malaysia, baru-baru ini mengumumkan perolehan kontrak senilai 50 juta dollar AS atau sekitar Rp 900 miliar untuk mengelola infrastruktur data center. Kontrak ini mengejutkan karena CCHH dikenal sebagai operator restoran dan bukan penyedia layanan teknologi.

Awal Kejadian

Pernyataan resmi mengenai kontrak tersebut dikeluarkan oleh CCHH melalui siaran pers pada Selasa (7/7/2026). Dengan basis di Penang, Malaysia, perusahaan ini sebelumnya mencatatkan pendapatan sebesar 9,59 juta ringgit Malaysia, namun mengalami kerugian bersih 2,68 juta ringgit pada tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2025.

Perkembangan

Kontrak yang ditandatangani merupakan perjanjian jual-beli dan layanan selama tiga tahun. Anak perusahaan CCHH akan menyediakan layanan pemeliharaan, dukungan, alokasi kapasitas komputasi, serta konsultasi teknis untuk fasilitas data center di Malaysia. CCHH juga berpotensi memperluas cakupan layanan ke pasar internasional, termasuk Singapura dan Indonesia.

Kondisi Terakhir

Meskipun memasuki sektor data center, CEO CCHH, Goh Kok E, menegaskan bahwa perusahaan tidak akan meninggalkan bisnis restoran mereka. CCHH berkomitmen untuk terus mengelola Chicken Claypot dan waralaba lainnya sambil memanfaatkan peluang di industri data center. Malaysia sendiri tengah mengalami pertumbuhan pesat dalam sektor data center, dengan banyak perusahaan teknologi besar berinvestasi di wilayah Johor.