Restoran Ayam Malaysia Dapat Kontrak Data Center Rp 900 Miliar
Agenda Nasional - CCH Holdings (CCHH), pemilik jaringan restoran Chicken Claypot House di Malaysia, menerima kontrak senilai 50 juta dollar AS atau sekitar Rp 900 miliar untuk mengelola infrastruktur data center.
Awal Kejadian
Perusahaan yang berbasis di Penang ini mengumumkan kontrak tersebut melalui siaran pers resmi pada Selasa (7/7/2026). Meskipun dikenal sebagai operator restoran ayam, CCHH kini akan memperluas bisnisnya ke sektor teknologi informasi.
Perkembangan
Kontrak yang ditandatangani oleh CCHH merupakan perjanjian jual-beli dan layanan selama tiga tahun. Anak perusahaan yang dimiliki penuh oleh CCHH akan menyediakan berbagai layanan untuk fasilitas data center di Malaysia, termasuk pemeliharaan, dukungan, alokasi kapasitas komputasi, koordinasi implementasi, konsultasi teknis, dan penasehatan operasional. CCHH juga memiliki opsi untuk memperluas cakupan kerja ke pasar internasional sesuai dengan rencana ekspansi kapasitas klien.
Kondisi Terakhir
Keputusan CCHH untuk memasuki industri data center cukup mengejutkan, mengingat perusahaan ini sebelumnya mencatat kerugian bersih sebesar 2,68 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp 11,8 miliar pada tahun keuangan yang berakhir 31 Desember 2025. Identitas klien untuk kontrak ini belum diungkapkan dalam pengumuman resmi.




