TPS Food Jadwalkan Paparan Publik 25 Juli di Tengah Isu Beras PT IBU dan Tekanan Saham AISA
Pembahasan mengenai isu beras milik PT IBU turut menyeret perhatian terhadap PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (TPS Food). Di tengah ramainya isu tersebut, saham AISA dilaporkan mengalami tekanan pada perdagangan Senin, 24 Juli 2017.
Pada hari itu, saham AISA sempat dibuka turun 24,9% dari Rp 1.205 menjadi Rp 905. Namun seiring berkembangnya kabar bantahan, saham AISA berangsur menguat dan menutup perdagangan sesi I di level Rp 1.145, atau turun 4,98% dibanding penutupan Jumat pekan sebelumnya.
Respons perusahaan dan agenda paparan publik
Di saat yang bersamaan, Finance Coordinator TPS Food, Sjambiri Lioe, menghadiri seminar “Akselerasi Pertumbuhan Perusahaan dan Investasi Cerdas melalui Pasar Modal Indonesia bersama Kadin Indonesia” di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 24 Juli 2017.
Dalam kesempatan tersebut, Sjambiri menegaskan tidak ingin membahas kabar yang sedang ramai diperbincangkan. Ia kemudian meninggalkan gedung BEI dan tidak menjawab pertanyaan wartawan terkait isu PT IBU.
“Besok saja saat public expose,” ujarnya singkat.
BEI telah menjadwalkan TPS Food menggelar paparan publik (public expose) pada Selasa, 25 Juli 2017. Agenda tersebut direncanakan dimulai pukul 08.00 WIB.
Isu lain yang ikut dikaitkan
Di sisi lain, terdapat pula pihak yang mengaitkan penyegelan pabrik PT IBU dengan salah satu komisarisnya, Anton Apriyantono. Anton disebut merupakan mantan Menteri Pertanian pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).




