Transformasi CCH Holdings: Dari Restoran Ayam Claypot ke Layanan Data Center
Sumber Foto: Kompas.com
Teknologi

Transformasi CCH Holdings: Dari Restoran Ayam Claypot ke Layanan Data Center

Agenda Nasional - CCH Holdings Ltd (CCHH), perusahaan yang dikenal sebagai operator jaringan restoran Chicken Claypot House di Malaysia, baru-baru ini mengumumkan kontrak senilai 50 juta dollar AS di sektor data center, menandai pergeseran signifikan dari bisnis kuliner yang selama ini digelutinya.

Awal Kejadian

CCHH didirikan pada tahun 2015 di Penang, Malaysia, dengan fokus pada penyediaan hidangan ayam claypot. Sejak saat itu, perusahaan ini telah memperluas operasinya dengan mengelola beberapa jaringan restoran, termasuk Zi Wei Yuan yang terkenal dengan menu fish head hotpot.

Perkembangan

Kontrak sebesar 50 juta dollar AS yang diumumkan CCHH pada 7 Juli 2026 tidak berkaitan dengan pembukaan cabang restoran baru, melainkan untuk layanan pendukung infrastruktur data center di Malaysia. Kontrak ini ditandatangani oleh anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki CCHH dan memiliki masa berlaku selama tiga tahun. Namun, identitas pemberi kontrak tidak diungkapkan karena terikat perjanjian kerahasiaan (NDA).

Dalam pengumuman resminya, CCHH menjelaskan bahwa anak usahanya akan menyediakan berbagai layanan, termasuk pemeliharaan, pengalokasian kapasitas komputasi, koordinasi implementasi, konsultasi teknis, dan layanan penasehatan operasional. Cakupan kerja ini juga dapat diperluas ke negara lain jika klien melakukan ekspansi kapasitas global, termasuk kemungkinan ke Singapura atau Indonesia.

Kondisi Terakhir

Sementara itu, dalam laporan keuangan tahun buku 2025, CCHH mencatatkan pendapatan sebesar 9,59 juta dollar AS, mengalami peningkatan dibandingkan 8,92 juta dollar AS pada tahun sebelumnya. Perusahaan ini juga terdaftar sebagai perusahaan publik di Nasdaq, tempat saham perusahaan teknologi besar diperdagangkan.