Apple Kembangkan Fitur Satelit untuk iPhone, Termasuk Peta dan Kirim Foto
Sumber Foto: Liputan6.com
Teknologi

Apple Kembangkan Fitur Satelit untuk iPhone, Termasuk Peta dan Kirim Foto

Liputan6.com, Jakarta - Apple disebut tengah menyiapkan sejumlah fitur berbasis satelit terbaru di luar pesan darurat. Berita ini membuat penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Minggu (30/11/2025) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari Perplexity yang meluncurkan browser Comet AI untuk Android.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. Apple Siapkan Fitur Berbasis Satelit di iPhone, untuk Lihat Peta hingga Kirim Foto?

Apple dikabarkan sedang menyiapkan serangkaian fitur baru berbasis satelit untuk iPhone. Sebelumnya Apple menghadirkan layanan pesan darurat, panggilan ke layanan penyelamatan, dan bantuan jalan darurat melalui koneksi satelit. Namun, perusahaani disebut akan meningkatkan kemampuan secara signifikan.

Dilansir Tech Crunch, Minggu (30/11/2025), menurut laporan jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, Apple saat ini mengembangkan sejumlah fitur baru yang memanfaatkan konektivitas satelit.

Salah satunya adalah Application Programming Interface (API) yang memungkinkan pengembang aplikasi pihak ketiga menambahkan dukungan koneksi satelit ke dalam aplikasi mereka.

Selain itu, Apple juga menyiapkan versi Apple Maps yang dapat digunakan tanpa jaringan seluler maupun Wi-Fi.

Fitur lain yang sedang digarap meliputi pengiriman foto melalui pesan berbasis satelit. Juga peningkatan kemampuan koneksi agar lebih “alami”, di mana pengguna tetap bisa terhubung ke satelit tanpa harus mengarahkan ponsel langsung ke langit.

Rangkaian pengembangan ini diharapkan mampu meningkatkan kegunaan iPhone di wilayah tanpa jangkauan jaringan seluler. Selain itu, laporan dari The Information menyebutkan Apple juga meneliti teknologi yang dapat menghubungkan jaringan 5G ke satelit.

Menurut Gurman, fitur dasar akan tersedia secara gratis, sementara dukungan lanjutan kemungkinan akan memerlukan biaya tambahan melalui operator telekomunikasi.

2. Perplexity Luncurkan Browser Comet AI untuk Android

Perusahaan pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI), Perplexity, meluncurkan peramban (browser) Comet di Android.

Langkah ini dilakukan setelah peramban tersebut diperkenalkan di desktop pada Juli 2025, membawa kemampuan pencarian yang didukung AI langsung ke pengguna ponsel.

Dilansir Tech Crunch, Minggu (30/11/2025), perusahaan menghadirkan sebagian besar fitur desktop ke Android.

Pengguna dapat mengatur Perplexity sebagai mesin pencari default dan memanfaatkan asisten AI-nya untuk beberapa tugas, seperti:

Pengguna dapat bertanya kepada Comet dengan menyebutkan tab tertentu.

Mode suara untuk bertanya tentang semua tab yang sedang dibuka menggunakan perintah suara.

Rangkuman lintas tab, Comet dapat meringkas pencarian di semua tab yang terbuka.

Lebih dari pencarian, perusahaan mengklaim Comet mampu melakukan riset dan berbelanja untuk pengguna atas nama pengguna. Kemampuan ini dilakukan melalui visibilitas atas setiap tindakan yang diambil oleh asisten Comet. Terlebih lagi, versi Android memiliki pemblokir iklan bawaan.

3. Android 17 akan Jiplak Fitur Universal Cllipboard Milik Apple, Bagaimana Cara Kerjanya?

Setelah menghadirkan dukungan Quick Share yang bisa bekerja sama dengan AirDrop milik Apple, Google kembali menyiapkan peningkatan besar pada sistem operasi Android 17.

Perusahaan kini dikabarkan tengah menguji fitur baru yang memungkinkan pengguna menyalin konten dari ponsel dan menempelkan langsung di perangkat lain yang terhubung. Fitur ini serupa dengan Universal Clipboard yang selama ini menjadi keunggulan Apple.

Dilansir dari Digital Trends, Minggu (30/11/2025) sebagaimana yang dilaporkan Android Authority, temuan awal dari build pengembangan Android 17 menunjukkan fitur ini sudah diuji coba di balik layar.

Meskipun Google belum mengumumkannya, dasar-dasar dalam berkas sistem menunjukkan adanya peningkatan lintas-perangkat signifikan yang akan segera hadir.