Doding Rahmadi Pastikan Program Nasional Manfaatkan Masyarakat Trenggalek
TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, memastikan berbagai program prioritas pemerintah pusat berjalan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Trenggalek.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar program strategis nasional dapat diimplementasikan secara optimal.
Doding menyampaikan, sejumlah program unggulan Presiden Prabowo Subianto telah memasuki tahap pelaksanaan di daerah. Salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus berproses dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program nasional berjalan. Program Makan Bergizi Gratis terus berproses di Trenggalek dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat,” ujar Doding, Sabtu (7/2/2026).
Di sektor ekonomi kerakyatan, penguatan kelembagaan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) juga terus digenjot.
Hingga kini, pembangunan gerai KDMP ditargetkan mencapai 157 titik. Meski demikian, sekitar 20 titik masih dalam proses penyelesaian administrasi karena berada di lahan milik Perhutani.
“Targetnya harus selesai pada 2026. Ini bagian dari upaya memperkuat ekonomi rakyat agar lebih mandiri dan berkelanjutan,” jelas Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek tersebut.
Selain itu, program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia juga tengah berjalan dengan dukungan anggaran pemerintah pusat sekitar Rp 240 miliar.
Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas layanan belajar bagi masyarakat.
Hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terbaru juga menghadirkan program baru bertajuk Indonesia Asri.
Salah satu fokus program ini adalah pada penataan lingkungan permukiman seperti misalnya gentengisasi, yakni mendorong penggunaan atap genteng di rumah-rumah warga. Langkah ini tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga bertujuan menciptakan hunian yang lebih sehat, aman, dan tertata.
“Program Indonesia Asri ini mau tidak mau akan kita ikuti. Tapi insya Allah, rumah-rumah warga di Trenggalek sudah menggunakan genteng semua sehingga,” ucap wakil rakyat dari Dapil Gandusari, Karangan, Suruh ini.
Doding menambahkan, pelaksanaan program nasional juga didukung oleh stabilitas anggaran daerah. Ia memastikan Alokasi Dana Desa (ADD) tetap terjaga tanpa efisiensi, sehingga pemerintah desa tetap memiliki ruang untuk menjalankan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
“Setelah kita berpusing-pusing Alhamdulillah ADD kita tidak terkena efisiensi. Karena kalau DD sudah terpangkas lalu ADD kepotong seperti daerah lain, wah pusing,” jelasnya.
Doding mengakui di tahun 2026 ini pemerintah pusat lebih ketat lagi menerapkan efisiensi. Salah satu buktinya dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah berkurang Rp 160 miliar.
Namun demikian Doding memastikan hal tersebut bukanlah akhir segalanya. Dengan segala inovasi dan langkah strategis yang diambil oleh Pemkab Trenggalek, prioritas pembangunan di Kabupaten Trenggalek tetap akan berjalan.
“Dengan segala keterbatasan, tetap tidak mengurangi semangat untuk menyelesaikan visi misi dan skala prioritas yang sudah ditetapkan dengan anggaran kita tahu 2026 ini sebesar Rp 1,9 triliun,” pungkasnya. (*)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Doding Rahmadi DPC PDIP Trenggalek Ketua DPRD Trenggalek PDI Perjuangan PDI Perjuangan Jatim PDIP PDIP Jatim




