DPRD Sumenep Dukung GUISS Bersatu Tertibkan Tempat Hiburan Malam
Agenda Nasional - Sumenep, mediajatim.com — DPRD Sumenep menerima audiensi dari Gerakan Ulama Islam Sumenep (GUISS) Bersatu di kantor dewan setempat, Jumat (27/2/2026).
Dalam audiensi ini, GUISS mengadukan terkait pengawasan dan penertiban tempat hiburan malam di Sumenep.
Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengawal keinginan GUISS Bersatu dalam menertibkan tempat hiburan malam di Kota Keris.
“DPRD Sumenep satu nafas dan satu tujuan dengan apa yang diinginkan oleh gus, kiai dan habaib,” ucapnya, Jumat (27/2/2026).
H. Zainal juga menyampaikan bahwa GUISS Bersatu meminta tempat hiburan malam di Sumenep ditutup selama Ramadan.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan PSBA Universitas Islam Madura yang Penampilannya Kerap Sita Perhatian!
“Tapi, kami menegaskan bahwa jangan hanya pada Ramadan, kalau mau menegakkan amar makruf nahi mungkar. Di luar Ramadan kami tetap siap mengawal,” imbuhnya.
Pihaknya mengaku pernah merazia tempat Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kecamatan Ambunten tahun lalu tanpa dukungan dari siapa pun.
“Jadi saya akan terus menegakkan amar makruf nahi mungkar tanpa dibela dan didukung siapa pun. Saya tidak akan gentar dan akan terus melakukan itu,” jelasnya.
Baca Juga: KPU Sumenep Serahkan SK Hasil Penetapan Cabup-Cawabup Terpilih Pilkada 2024 ke DPRD
Saat audiensi, lanjut H. Zainal, Pemkab Sumenep melaporkan bahwa tempat hiburan malam di Kota Keris awalnya cafe dan restoran.
“Entah apa pun perizinannya, kalau ketahuan melanggar aturan, Polres dan Satpol PP harus menangkapnya agar Sumenep ini tetap kental dengan nuansa keislaman dan kesantriannya,” ujarnya.
Politisi PDIP itu meminta seluruh pemilik tempat hiburan malam segera menertibkan diri sebelum aparat penegak hukum di Sumenep mengambil langkah tegas.
Turut hadir dalam audiensi ini, Satpol PP Sumenep, Polres Sumenep, DPMPTSP Sumenep dan sebagainya. (man/faj)
Audiensi dprd dprd sumenep GUISS Bersatu Hiburan Malam Kota Keris Menertibkan Tempat Hiburan Malam
Baca Juga
Melawan Rasa Jenuh demi Masa Depan, Karyawan Kafe di Sampang Impikan Usaha Sendiri dan Buka Lapangan Kerja
Dituding Terlibat Pasang Plang Lelang, Warga di Pamekasan Digugat Kerabat Rp5 Miliar
Mengaku Tak Dinafkahi, Janda 1 Anak di Situbondo Gugat Cerai Suaminya
PLN UP3 Madura Beberkan Penyebab Pemadaman Listrik di Pamekasan
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sampang Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan
287 SD-SMP Sumenep Belum Punya Kepsek Definitif, Disdik: Banyak Guru Nolak, Takut Tugas di Pulau!




