Faktor Penyebab HP Lemot yang Sering Terabaikan
Liputan6.com, Jakarta - Banyak pengguna mengira HP mereka mulai lemot setelah menerima pembaruan sistem atau update OS. Padahal, masalahnya bukan di situ. Penurunan performa HP bisa terjadi secara alami meski perangkat tidak pernah di- update.
Informasi ini membuat penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (3/1/2026) kemarin.
Berita lain yang juga populer yaitu Tecno Spark Go 3 yang resmi hadir di Indonesia. Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.
1. HP Terasa Lemot Tanpa Update, Ini Biang Kerok yang Sering Terlewat
Banyak pengguna pasti pernah mengalami atau mengira HP mereka mulai terasa lambat setelah menerima pembaruan sistem atau update OS. Padahal, penurunan performa ini bisa terjadi secara almi meski perangkat tidak pernah di update.
Kondisi ini berkaitan dengan cara hardware dan software bekerja seiring waktu. Prosesnya berjalan perlahan dan sering tidak disadari, sampai akhirnya ponsel terasa lemot saat dipakai untuk sehari-hari.
Dilansir SamMobile, Senin (2/2/2026), ada beberapa faktor teknis yang membuat performa smartphone menurun tanpa kaitan dengan pembaruan sistem. Salah satunya adalah fragmentasi penyimpanan.
Kondisi ini terjadi saat data di memori tersimpan terpisah-pisah. Prosesor harus bekerja lebih keras untuk mengakses potongan data tersebut. Dampak, waktu baca tulis memori menjadi lebih lambat dan kinerja ponsel ikut turun.
Faktor berikutnya adalah pembatasan termal atau thermal throttling. Sistem ini memang dirancang untuk melindungi perangkat dari panas berlebih. Saat suhu meningkat, sistem secara otomatis menurunkan kecepatan prosesor.
Masalahnya, seiring usia pemakaian, debu mulai menumpuk di dalam perangkat dan sistem pendingin tidak lagi seefisien saat baru. Akibatnya, pembatasan performa ini lebih sering aktif meski ponsel hanya dipakai untuk tugas ringa.
Penyebab lain yang sering luput adalah penumpukan cache aplikasi. Cache memang membantu aplikasi terbuka lebih cepat, tetapi saat ukurannya terlalu besar atau datanya rusak, cache justru membebani sistem.
2. Tecno Spark Go 3 Hadir di Indonesia
Tecno resmi memboyong lini smartphone entry level terbarunya ke Indonesia, Tecno Spark Go 3. Walau dibanderol harga terjangkau, perusahaan menyematkan baterai awet dan fitur AI canggih.
Dari sisi desain, Tecno Spark Go 3 hadir dengan bodi kokoh dan sudah mengantongi sertifikasi IP64. Ini berarti ponsel anyar tersebut memiliki ketahanan debu, percikan air, dan diklaim mampu bertahan meski jatuh dari ketinggian 1,2 meter.
“Melalui Spark Go 3, kami ingin menghadirkan smartphone benar-benar dekat dengan keseharian pengguna, kata Anthoni Roderick, Public Relations Manager Tecno Indonesia, dikutip dari keterangannya, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, “tidak hanya terlihat stylish, HP Android ini juga tangguh, pintar, dan siap menemani pengguna di berbagai aktivitas dari momen santai sampai situasi tak terduga.”
Tecno sudah membekali smartphone barunya ini dengan baterai 5.000mAh, diklaim mampu bertahan untuk pemakai harian seperti scrolling media sosial, menonton video, hingga bekerja di luar tanpa harus khawatir mencari colokan.
Perusahaan membawa ekosistem Tecno AI ke kelas harga ini, di mana pengguna bisa memakai Ask Ella untuk perintah suara. Ada juga AI Writing untuk membantu menyusun teks, dan AI Translate untuk bantu komunikasi lintas bahasa.
Tak berhenti di sana saja, Tecno juga melengkapi kamera 13MP ponsel ini dengan AI Best Moment FlashSnap yang aktif di kondisi cahaya terang.
Tecno juga membawa sebuah fitur jarang ditemui di HP kelas bawah, yakni FreeLink 2.0. Fitur ini memungkinkan pengguna tetap bisa berkomunikasi tanpa jaringan seluler dengan jarak hingga 1,5km.
3. Laporan Liputan6.com dari Seoul: Gelaran Bigo Awards 2026, Momen Indonesia Unjuk Prestasi Dunia
Laporan Liputan6.com dari Seoul, menghadiri gelaran Bigo Awards Gala 2026. Bigo Live, salah satu platform live streaming global ternama memberikan berbagai penghargaan untuk lebih dari 200 kreator dan agensi dari seluruh dunia.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang Bigo Awards Gala 2026 yang digelar pada Sabtu 24 Januari 2026 di KBS Hall, Seoul, Korea Selatan (Korsel). Bigo Awards Gala 2026 merupakan acara tahunan andalan yang digelar oleh Bigo Live.
Selain memberikan penghargaan, ajang Bigo Awards Gala 2026 juga digelar untuk merayakan semangat, keberagaman, dan kreativitas komunitas para kreator global.
Di tengah cuaca dingin Seoul dengan suhu kurang lebih -5 derajat Celcius, penampilan dari para kreator global Bigo Live tetap panas dan membuat penonton yang hadir ikut membara.
Tim Tekno Liputan6.com yang turut dihadiri jurnalis Devira Prastiwi, berkesempatan datang langsung dalam acara Bigo Awards Gala 2026 dan melihat betapa gegap gempitanya panggung yang diisi penampilan kreator maupun penyanyi.
Gelaran Bigo Awards Gala 2026 dipandu oleh penyanyi sekaligus artis senior Korea Selatan Choi Dong-wook atau Se7en dan Olivia IH.
Kemudian, acara dibuka dengan penampilan girl group Korea Selatan bernama Fifty Fifty hingga tripleS yang keduanya saat ini tengah naik daun.




