Film Solata Gagal di Pasar Domestik, Raih Penghargaan Internasional
Sumber Foto: ANTARA News
Internasional

Film Solata Gagal di Pasar Domestik, Raih Penghargaan Internasional

Agenda Nasional - Film layar lebar Solata (Teman adalah keluarga yang kita pilih) tidak berhasil meraih prestasi di Festival Film Bandung pada Juli 2026, tetapi telah memperoleh berbagai penghargaan internasional di Eropa.

Awal Kejadian

Sutradara dan produser film, Ichwan Persada, menilai kegagalan di festival domestik mencerminkan sistem apresiasi yang lebih memprioritaskan popularitas daripada kualitas artistik. Ia mencatat bahwa situasi ini bukanlah yang pertama kali terjadi, mengingat film sebelumnya, Women From Rote Island, juga tidak mendapat pengakuan di Festival Film Indonesia meskipun memiliki penampilan yang luar biasa.

Perkembangan

Film Solata, yang diproduksi pada 2025, meraih penghargaan khusus untuk kebudayaan dan kemanusiaan di Golden FEMI Film Festival di Bulgaria pada Juni 2026. Selain itu, film ini juga akan ditayangkan di ASEAN Plus Three Film Festival di Cekoslowakia pada September 2026. Ichwan menyebutkan bahwa film ini sedang menunggu hasil seleksi di Tirana International Film Festival di Albania, yang merupakan festival berkualifikasi Oscar.

Kondisi Terakhir

Ichwan Persada menekankan bahwa keberhasilan film Solata di berbagai festival internasional menunjukkan kemampuan sinema Indonesia dalam bersaing di kancah global. Film ini juga dijadwalkan berpartisipasi dalam 5th Jordan Children and Youth Film Festival di Amman, berkat dukungan dari KBRI Yordania. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa narasi dan visual sinema Indonesia mampu melampaui batas bahasa dan budaya.