First Lady Kaltim Beri Respons Soal Gaya Busana Mewah: Hidup Cuma Sekali
Agenda Nasional - Samarinda
Sarifah Suraidah, istri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud (Foto: Ist)
Bagikan
Samarinda, Klausa.co – Penampilan Sarifah Suraidah, istri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, tengah menjadi buah bibir di jagat maya. Gaya busananya yang dinilai mencolok dan mewah saat mendampingi suami bertugas memicu reaksi beragam dari warganet, bahkan hingga julukan “Noni Belanda” dialamatkan kepadanya.
Sorotan publik ini mencuat setelah foto-foto Sarifah saat melakukan kegiatan blusukan viral. Ia kerap tampil dengan gaun klasik, topi lebar, serta aksesori yang dianggap berlebihan untuk situasi kerja lapangan. Menanggapi riuh komentar netizen, Sarifah akhirnya angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya, @syarifahsuraidah.
Melalui unggahan terbarunya pada Minggu (1/3/2026), Sarifah memberikan jawaban menohok terkait pilihan busananya. Ia menegaskan bahwa gaya berpakaian adalah bentuk ekspresi diri yang tidak seharusnya dibatasi oleh penilaian orang lain.
Baca Juga: Jukir Ancam Dishub Saat Tertibkan Parkir Liar di Pasar Segiri, Andi Harun: Kalau Serius, Masuk Pidana
”Baju dan gayanya kok berlebihan? Hidup cuma sekali, hidup enggak bisa diputar lagi. Lakukan apa yang mau dilakukan,” tulis Sarifah dalam takarir unggahannya.
Ia juga menambahkan pesan tentang pentingnya autentisitas diri. Menurutnya, seseorang tidak akan bisa memuaskan semua pihak dalam menjalani hidup.
”Kita gak hidup untuk menyenangkan semua orang, jadilah diri sendiri,” lanjutnya.
Meski menjadi sasaran kritik, Sarifah tampak enggan memperpanjang polemik. Di unggahan lain, ia membagikan video ceramah yang mengajak untuk bersabar dan memaafkan. Ia menuliskan pesan singkat, “Maafkan semua orang, InsyaAllah.”
Memasuki bulan Ramadan, First Lady Benua Etam ini memilih mengalihkan fokus pada kegiatan sosial. Terbaru, ia tampak mengajak anak-anak panti asuhan berbelanja kebutuhan Lebaran. Aksi ini pun menuai apresiasi dari sebagian pengikutnya di media sosial, di tengah badai kritik yang masih menerpa.
Baca Juga: Mengubah Sampah Jadi Rupiah, Gerakan Kolektif Warga Samarinda
Aksi mengorek gaya hidup ini sebenarnya merupakan buntut dari isu yang lebih besar. Sebelumnya, publik Kaltim dihebohkan dengan kabar pengadaan mobil dinas mewah Gubernur Kaltim yang nilainya mencapai Rp8,5 miliar.
Viralnya angka fantastis tersebut memicu rasa penasaran publik terhadap kekayaan keluarga orang nomor satu di Kaltim tersebut. Alhasil, penampilan Sarifah yang kerap tampil glamor menjadi sasaran empuk kritik netizen yang membandingkan kemewahan pejabat dengan kondisi ekonomi masyarakat Kaltim. (Din/Fch/Klausa)
Dibaca: 201
HASHTAG: Noni Belanda, Sarifah Suraidah
Bagikan
Berita Terkait
Andi Harun Bantah Isu Pilkada dan Politik Dinasti, Tegaskan Fokus Tuntaskan Amanah di Samarinda
Juni 27, 2026
Disdag Samarinda Ultimatum Pemilik Kios Pasar Pagi, Mangkrak hingga Agustus Bakal Ditarik
Juni 27, 2026
Andi Harun Pilih Rem Belanja APBD, Tak Mau Tinggalkan Warisan Utang untuk Pemerintahan Berikutnya
Juni 26, 2026
DPRD Desak Pemprov Kaltim Akhiri Era Plt di Sejumlah OPD
Juni 26, 2026
DPMPD Kaltim Soroti Serapan Dana Desa yang Masih Lambat, Pengawasan Diperketat
Juni 25, 2026
Tak Harus Energi Terbarukan, Green Jobs Bisa Tumbuh dari UMKM
Juni 24, 2026
Kaltim Diingatkan Bersiap Hadapi Era Pasca Batu Bara, Green Jobs Jadi Peluang Baru
Juni 24, 2026
Pendapatan Belum Capai Target, Pemprov Kaltim Mulai Petakan Belanja yang Bisa Dipangkas
Juni 23, 2026
Pemprov Kaltim Belajar Tata Kelola Galian C ke Jateng, Seno Aji: Bukan Soal Batu Bara
Juni 23, 2026




