Hubungan Toxic Percepat Penuaan Dini Menurut Studi Psikologi
Sumber Foto: TIMES Indonesia
Lifestyle

Hubungan Toxic Percepat Penuaan Dini Menurut Studi Psikologi

Agenda Nasional - A-AA+

JAKARTA – Hubungan toxic ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga berkaitan dengan penuaan dini. Studi psikologi terbaru menemukan bahwa keberadaan orang toxic dalam lingkaran sosial dapat mempercepat usia biologis seseorang.

Temuan yang dilaporkan oleh Psychology Today ini berasal dari penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America.

Studi Hubungan Toxic dan Usia Biologis

Penelitian yang dipimpin oleh Byungkyu Lee dari New York University melibatkan lebih dari 2.300 responden di Indiana, Amerika Serikat.

Dalam studi ini, peneliti mengukur usia biologis melalui metilasi DNA dari sampel air liur. Berbeda dengan usia kronologis, usia biologis mencerminkan kondisi tubuh yang sebenarnya.

Responden juga diminta mengidentifikasi individu dalam jaringan sosial mereka yang dianggap sebagai hasslers — orang yang sering menimbulkan stres atau kesulitan.

Dampak Nyata pada Penuaan

Hasil penelitian menunjukkan:

Menariknya, setiap satu hubungan toxic dikaitkan dengan percepatan penuaan biologis sebesar 1,5 persen. Secara rata-rata, individu dengan relasi toxic memiliki usia biologis sekitar sembilan bulan lebih tua dibanding mereka yang tidak memilikinya.

Dampak ini paling kuat jika hubungan toxic berasal dari keluarga atau teman dekat.

Pengaruh pada Kesehatan Tubuh

Selain mempercepat penuaan dini, hubungan toxic juga dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh. Kondisi ini dapat berkontribusi pada berbagai risiko kesehatan jangka panjang.

Efek dari pasangan toxic cenderung lebih kecil. Peneliti menduga hal ini karena hubungan pernikahan masih memberikan manfaat sosial tertentu, seperti mengurangi rasa kesepian.

Menjaga Jarak Demi Kesehatan

Studi ini menegaskan bahwa menjaga jarak dari hubungan yang penuh tekanan dapat menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan dan memperlambat proses penuaan.

Lingkungan sosial yang sehat bukan hanya berdampak pada kesejahteraan emosional, tetapi juga berperan dalam menjaga kondisi biologis tubuh.