Indef: Sinergi Pendidikan Berkualitas dan Magang Nasional Penting untuk Lulusan Baru
waktu baca 2 menit
Jakarta (ANTARA) - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menilai peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan dengan program Magang Nasional bagi calon angkatan kerja baru.
“Salah satu yang penting adalah peningkatan kualitas pendidikan. Dengan kualitas pendidikan yang meningkat, maka orang itu punya kesempatan untuk meningkatkan opportunity atau kesempatan untuk mendapatkan income yang lebih besar,” kata Esther saat dihubungi di Jakarta, Kamis.
Adapun pemerintah melalui program Magang Nasional yang diluncurkan pada tahun lalu, berupaya agar program ini tidak hanya menjadi kegiatan administratif, melainkan benar-benar memberi pengalaman kerja nyata yang dibutuhkan lulusan baru sebelum terjun ke pasar kerja.
Para peserta yang merupakan lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi nantinya akan diberikan uang saku setara upah minimum kota/kabupaten (UMK) dalam program berdurasi enam bulan tersebut.
Baca juga: Kadin nilai Magang Nasional bisa diperluas bagi lulusan SMK
Namun, Esther menyoroti pentingnya aspek keberlanjutan dari program ini, agar para peserta bisa naik kelas untuk mendapatkan pekerjaan formal yang sesuai dengan apa yang mereka pelajari, baik di universitas maupun saat menjalani magang.
“Magang memang sifatnya temporer. Artinya apakah dengan setelah dia magang itu, kalau tidak ada program magang lagi, apakah dia bisa sustain atau mendapatkan income yang sustaining,” ujar Esther.
“Program atau kebijakan yang bagus adalah memberikan ‘pancingan’, bukan ketergantungan,” katanya lagi.
Sementara itu, baru-baru ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan adanya penyesuaian uang saku peserta Magang Nasional (Maganghub) dengan kenaikan Upah Minimum (UM) Tahun 2026.
Baca juga: Disnaker Tangerang buka program magang 30 hari di pusat belanja
Penyesuaian ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung keberlangsungan program magang sekaligus meningkatkan kesejahteraan peserta.
Uang saku dalam program ini berfungsi sebagai dukungan biaya hidup selama peserta mengikuti pelatihan dan praktik kerja di perusahaan atau institusi/lembaga.
Dengan adanya kenaikan UM 2026, besaran uang saku peserta pun turut mengalami peningkatan sesuai ketentuan yang berlaku di wilayah masing-masing.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




