Inovasi HP Murah Serupa iPhone dan Langkah TikTok Tingkatkan Keamanan Digital
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Artikel tentang daftar HP serupa dengan iPhone tetapi memiliki harga jauh lebih murah ketimbang ponsel milik Apple tersebut paling dicari pembaca kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (17/12/2025).
Selain itu, berita soal jurus Sharp untuk hadapi kemungkinan harga HP naik tahun 2026 hingga TikTok memperkuat keamanan digital mereka dari penipuan dan judol juga banyak dicari kemarin.
Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Deretan HP Serupa iPhone dengan Harga Jauh Lebih Murah, Ini Pilihan Terbaiknya!
Perbesar
Di era digital saat ini, memiliki ponsel pintar dengan desain menawan dan performa mumpuni menjadi dambaan banyak orang. iPhone, dengan desain premium dan ekosistemnya yang khas, seringkali menjadi tolok ukur. Namun, harga yang tinggi kerap menjadi kendala bagi sebagian besar konsumen di Indonesia.
Oleh karena itu, banyak produsen Android berinovasi menghadirkan perangkat yang mengadopsi estetika desain iPhone, mulai dari bentuk bodi kotak, modul kamera, hingga fitur 'Dynamic Island' versi mereka sendiri.
Baca selengkapnya di sini
2. Harga HP Diprediksi Naik pada 2026, Ini Jurus Sharp Jaga Banderol Tetap Stabil
Perbesar
Belakangan ini sejumlah analis menyebutkan bahwa barang elektronik, termasuk smartphone (HP) akan mengalami kenaikan harga di tahun depan atau 2026.
Lonjakan ini terjadi karena meningkatnya permintaan chip dari perusahaan besar seperti Google hingga OpenAI yang ingin meningkatkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) mereka.
Karenanya, banyak manufaktur RAM, memori, hingga SSD global lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan perusahaan besar tersebut untuk mengejar keuntungan.
Baca selengkapnya di sini
3. TikTok Perkuat Keamanan Digital untuk Lindungi 160 Juta Pengguna Indonesia dari Penipuan dan Judol
Perbesar
TikTok, platform yang menjadi rumah inspirasi dan kreativitas bagi lebih dari 160 juta penggunanya di Indonesia, terus memperkokoh komitmennya terhadap keamanan digital.
Sepanjang tahun 2025, serangkaian inisiatif telah diluncurkan, mencakup penguatan kebijakan, pembaruan fitur keamanan, perluasan edukasi publik, hingga kolaborasi lintas pemangku kepentingan, dengan tujuan utama menciptakan pengalaman digital yang lebih aman, positif, dan bertanggung jawab, terutama bagi para remaja.




