Kadin Dukung Komitmen APEC untuk Kemakmuran Asia-Pasifik
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan Komitmen Indonesia APEC untuk mendukung Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik dan ABAC, sejalan dengan tema APEC 2026 "Membangun Komunitas Asia-Pasifik untuk Kemakmuran Bersama".
23:02:10
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, baru-baru ini menegaskan Komitmen Indonesia APEC. Pernyataan ini disampaikan dalam mendukung penuh Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) dan Dewan Penasihat Bisnis APEC (ABAC).
Penegasan tersebut disampaikan Anindya dalam acara Opening Ceremony ABAC Meeting I 2026 yang berlangsung di Jakarta pada hari Sabtu. Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mendukung kerja-kerja ABAC yang berdampak nyata dan berorientasi pada aksi.
Dukungan ini secara khusus diberikan di bawah kepemimpinan China untuk APEC dan ABAC tahun ini. Langkah ini sejalan dengan prinsip-prinsip dan prioritas pemerintah Indonesia dalam memperkuat integrasi ekonomi kawasan.
Tema dan Prioritas APEC 2026
APEC 2026 mengusung tema penting, yakni "Membangun Komunitas Asia-Pasifik untuk Kemakmuran Bersama". Tema ini mencerminkan visi bersama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh kawasan.
Prioritas APEC tahun ini sangat menekankan keterbukaan, inovasi, serta kerja sama yang erat antarnegara anggota. Prinsip-prinsip ini dinilai sangat relevan dengan dinamika ekonomi global saat ini.
Anindya Bakrie menyatakan bahwa arah dan prioritas APEC tersebut selaras dengan agenda pembangunan nasional Indonesia. Hal ini menunjukkan kesamaan pandangan dalam mencapai kemakmuran bersama.
China, sebagai tuan rumah APEC 2026, berkomitmen memperdalam integrasi kawasan dan mempercepat kerja sama. Kawasan Asia-Pasifik dikenal sebagai salah satu wilayah ekonomi paling dinamis di dunia.
Peran ABAC dalam Dinamika Global
Dewan Penasihat Bisnis APEC (ABAC) memiliki peran krusial dalam menerjemahkan realitas geopolitik dan dinamika bisnis global. ABAC diharapkan dapat merumuskan rekomendasi kebijakan yang praktis dan relevan.
Rekomendasi ini nantinya akan disampaikan kepada para pemimpin APEC pada pertemuan puncak di Shenzhen. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir November mendatang.
ABAC berfungsi sebagai jembatan antara komunitas bisnis dan para pembuat kebijakan di kawasan Asia-Pasifik. Hal ini memastikan bahwa perspektif sektor swasta terwakili dalam diskusi tingkat tinggi.
Melalui kerja sama yang erat, ABAC berupaya menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif. Tujuannya adalah untuk mendorong investasi, perdagangan, dan inovasi di antara negara-negara anggota.
Penguatan Integrasi Ekonomi Kawasan
APEC secara resmi telah meluncurkan agenda 2026 dengan fokus pada penguatan integrasi ekonomi dan kerja sama kawasan. Langkah ini diambil di tengah berbagai tantangan global yang kompleks.
Para pejabat tinggi dari 21 anggota ekonomi APEC saat ini berkumpul di Guangzhou, China, untuk serangkaian pertemuan penting. Pertemuan ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 10 Februari.
Sekretariat APEC menyatakan bahwa tema "Membangun Komunitas Asia-Pasifik untuk Kemakmuran Bersama" menegaskan komitmen China. Komitmen ini untuk memperdalam integrasi dan kerja sama di Asia-Pasifik.
Ketua Pertemuan Pejabat Senior APEC 2026, Chen Xu, menekankan pentingnya momentum ini. APEC 2026 menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan dan mendorong kemakmuran bersama di kawasan.




