Kemala Run 2026: Ajang Lari Internasional untuk Gaya Hidup Sehat dan Kepedulian Sosial
Agenda Nasional - Liputan6.com, Jakarta - Sejarah lahirnya Kemala Run Bhayangkari tidak terlepas dari komitmen Bhayangkari dalam menghadirkan ruang kebersamaan yang sehat, inklusif, dan inspiratif bagi keluarga besar Polri serta masyarakat luas.
Kemala Run digagas sebagai bagian dari program strategis Bhayangkari untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan humanis.
Nama 'Kemala' yang berarti kemuliaan dan cahaya mencerminkan semangat Bhayangkari, menjadi energi positif bagi pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bhayangkari Juliati Listyo Sigit Prabowo, Kemala Run berkembang menjadi agenda tahunan berskala besar yang dinantikan publik.
Seiring tingginya animo masyarakat dan komunitas lari, Kemala Run tidak hanya menjadi event nasional, tetapi juga bertaraf internasional. Partisipasi pelari dari berbagai negara menjadikan ajang ini sebagai wadah sport tourism, diplomasi sosial, dan promosi pariwisata Indonesia di mata dunia.
Kemala Run kini dikenal sebagai ajang olahraga lintas negara, media diplomasi budaya dan persahabatan global, Sarana pemberdayaan UMKM, Simbol Polri dan Bhayangkari yang modern dan humanis
Tahun ini, Kemala Run Bhayangkari akan diselenggarakan pada 19 April 2026 di Bali, destinasi pariwisata kelas dunia yang menjadi kebanggaan Indonesia.
Pemilihan Bali sebagai lokasi pelaksanaan semakin menegaskan posisi Kemala Run sebagai event internasional, sekaligus mendukung promosi pariwisata nasional melalui konsep sport tourism.
Tema yang Diangkat
Ketua Panitia adalah istri dari Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho, Deny Agus Suryonugroho. Kemimpinan Dey Agus iharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan yang profesional, meriah, serta berdampak luas bagi masyarakat dan sektor pariwisata.
"Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas, Kemala Run Bhayangkari terus melangkah maju sebagai event kebanggaan nasional yang kini telah menembus panggung internasional. Kemala Run bukan sekadar lari bersama—melainkan langkah kolektif menuju Indonesia yang lebih sehat, solid, dan mendunia," ujar Deny Agus Suryonugroho dalam keterangan tertulis, Senin (2/3/2026).
Mengusung tema 'Charity for Indonesia', Kemala Run 2026 menghadirkan tiga kategori lomba yakni Half Marathon (21K), 10K, dan 5K.
"Dengan total hadiah mencapai Rp 3,6 miliar serta target peserta sebanyak 10.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara, kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu event lari terbesar di Indonesia tahun 2026," ucap Deny Agus.
Dia menyebut, event ini tidak sekadar kompetisi olahraga, namun juga menjadi wadah kepedulian sosial. Sebagian hasil kegiatan akan disalurkan untuk membantu korban bencana di berbagai wilayah Indonesia.
"Semangat solidaritas dan kebersamaan yang diusung dalam Kemala Run 2026 sejalan dengan komitmen Polri dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam gerakan hidup sehat," jelas Deny Agus.
Pemilihan Lokasi Bali
Sementara itu, Ketua Umum Kemala Run yang juga Ketua Umum Bhayangkari Juliati Listyo Sigit Prabowo bicara soal ajang Kemala Run.
"Kemala Run bukan hanya tentang kecepatan dan prestasi, tetapi juga tentang kepedulian dan kontribusi nyata untuk Indonesia," kata Juliati Listyo Sigit.
Hal senada disampaikan Ketua Bhayangkari Korlantas Polri Deny Agus Suryonugroho sekaligus sebagai ketua panitia.
"Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara olahraga, kesehatan, dan aksi kemanusiaan," terang dia.
Dengan lokasi penyelenggaraan di Bali United Training Center, Gianyar, Bali—yang memiliki fasilitas olahraga berstandar internasional, Kemala Run 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman berlari yang profesional sekaligus memperkenalkan keindahan dan daya tarik pariwisata Bali kepada para peserta.
"Melalui Kemala Run 2026, semangat sehat, solidaritas, dan pengabdian untuk negeri semakin diteguhkan, sekaligus menjadi momentum mempererat persatuan dalam balutan olahraga dan aksi kemanusiaan," tandas Deny Agus.




