Media Sosial Dominasi Konsumsi Informasi, Media Lokal Perlu Ubah Strategi Bisnis
Sumber Foto: VIVA Jatim
Sosial

Media Sosial Dominasi Konsumsi Informasi, Media Lokal Perlu Ubah Strategi Bisnis

Agenda Nasional - Perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat di era media sosial mendorong industri media untuk beradaptasi dalam penyajian konten dan model monetisasi yang berkelanjutan. Hal ini menjadi fokus dalam diskusi tentang lanskap media digital yang melibatkan praktisi media, Wenseslaus Manggut dan CEO Suara.com, Suwarjono.

Awal Kejadian

Wenseslaus Manggut menjelaskan bahwa perubahan ekosistem media dipengaruhi oleh dua faktor utama: perkembangan teknologi dan perubahan perilaku audiens. Ia menyebutkan bahwa publik kini lebih menyukai konten visual daripada teks, sehingga media perlu menyesuaikan strategi distribusi informasi.

Perkembangan

Manggut, yang juga merupakan Chief Content Officer di KapanLagi Youniverse, mengemukakan bahwa otak manusia lebih cepat memproses gambar dibandingkan teks, yang mendorong pertumbuhan platform seperti TikTok dan YouTube. Meski demikian, ia menekankan bahwa konten berbasis teks masih memiliki keunggulan dalam menyajikan informasi yang mendalam melalui pengolahan data dan analisis. Menurutnya, teks mampu menghadirkan konteks yang lebih lengkap dibandingkan visual semata.

Ia juga memaparkan perubahan pola konsumsi informasi yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, sekitar 69 persen masyarakat masih mengakses informasi melalui teks, namun pada 2026, kecenderungan beralih ke media sosial semakin dominan dengan sekitar 64 persen masyarakat lebih banyak mengonsumsi konten melalui platform digital. Selain itu, kanal WhatsApp semakin diminati sebagai medium distribusi informasi, terutama yang berbasis komunitas lokal, yang dinilai memiliki potensi lebih besar untuk membangun kedekatan dengan pembaca.

Kondisi Terakhir

Manggut menegaskan bahwa pengembangan kanal WhatsApp berbasis komunitas lokal atau grup di tingkat kota maupun kabupaten akan semakin efektif dalam mendistribusikan informasi kepada masyarakat.