Peningkatan Kualitas Jaminan Sosial Melalui Kenaikan Upah Minimum
Sumber Foto: Vietnam.vn
Sosial

Peningkatan Kualitas Jaminan Sosial Melalui Kenaikan Upah Minimum

Agenda Nasional - Dinas Asuransi Sosial Kota Hue mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, terdapat 169.270 peserta asuransi sosial di seluruh kota. Dari jumlah tersebut, 143.163 orang berpartisipasi dalam asuransi sosial wajib dan 26.107 orang dalam asuransi sosial sukarela. Penyesuaian gaji pokok dan peningkatan batas kontribusi asuransi sosial diharapkan berdampak langsung pada pekerja dan pengusaha.

Awal Kejadian

Bapak Nguyen Van Nhan, seorang pegawai negeri sipil, menyampaikan harapannya akan kenaikan gaji yang stabil seiring dengan penghasilan tambahan yang diharapkan dapat mengurangi beban keuangan keluarganya. Ia mencatat pentingnya stabilitas harga pasar agar kenaikan pendapatan memberikan dampak yang positif.

Perkembangan

Peningkatan batas kontribusi jaminan sosial diharapkan membawa manfaat jangka panjang, termasuk dalam perhitungan manfaat pensiun bagi pekerja berpenghasilan tinggi. Penyesuaian ini juga akan berdampak pada tunjangan dan manfaat jaminan sosial lainnya yang dihitung berdasarkan gaji pokok. Namun, hal ini berpotensi meningkatkan biaya tenaga kerja, terutama bagi perusahaan dengan karyawan bergaji tinggi. Bapak Tran Dai Nghia, Direktur Thinh Phat Trading Co., Ltd., menjelaskan bahwa perusahaannya telah menyiapkan rencana keuangan untuk menghadapi kenaikan tersebut.

Kondisi Terakhir

Dinas Jaminan Sosial Kota Hue mencatat adanya 171 unit usaha yang terlambat membayar iuran jaminan sosial per 31 Mei 2026, dengan total tunggakan lebih dari 376,8 miliar VND. Situasi ini menunjukkan adanya celah dalam implementasi kebijakan jaminan sosial yang perlu diperbaiki. Keterlambatan pembayaran dapat mempengaruhi penerimaan manfaat bagi karyawan. Untuk memastikan hak-hak pekerja terjamin, sektor jaminan sosial perlu memperkuat pengawasan dan menegakkan hukum terkait keterlambatan pembayaran.