Pentingnya Edukasi Hukum untuk Mencegah Konflik Warga
Sumber Foto: ANTARA News
Hukum

Pentingnya Edukasi Hukum untuk Mencegah Konflik Warga

Agenda Nasional - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta peningkatan upaya edukasi hukum oleh pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum untuk menekan konflik antar-warga yang sering terjadi akibat rendahnya pengetahuan tentang hukum dan etika.

Awal Kejadian

Abdullah menyatakan bahwa banyak konflik antar-tetangga yang belakangan viral di media sosial disebabkan oleh pemahaman yang kurang mengenai hukum dan etika bermasyarakat. Ia mencatat bahwa dalam banyak kasus, pelanggar aturan seringkali merasa benar, sedangkan warga yang ingin hidup tertib justru menjadi korban intimidasi.

Perkembangan

Abdullah menyoroti bahwa masalah yang sering memicu konflik antara warga meliputi tindakan pribadi atau kegiatan usaha yang mengganggu tetangga dan lingkungan permukiman. Ia menegaskan pentingnya edukasi yang mencakup pemahaman tentang larangan membakar sampah sembarangan, menjalankan usaha yang menimbulkan bau tidak sedap atau limbah, serta aktivitas yang mengganggu kenyamanan warga. Ketentuan terkait hal ini termuat dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kondisi Terakhir

Abdullah juga mengungkapkan kasus tindakan intimidasi berulang oleh seorang warga terhadap tetangganya di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Tindakan tersebut meliputi pelemparan barang, perusakan pagar, pemutaran musik keras, dan pengancaman, yang semuanya memiliki konsekuensi pidana. Ia menekankan bahwa negara tidak boleh membiarkan rumah warga menjadi tempat yang penuh rasa takut akibat intimidasi yang terus berulang.