Tangis Ibu Ita Martadinata di PTUN Terkait Pernyataan Fadli Zon
Sumber Foto: Tempo.co
Nasional

Tangis Ibu Ita Martadinata di PTUN Terkait Pernyataan Fadli Zon

SEJUMLAH berita di kanal nasional Tempo menjadi perhatian pembaca pada Sabtu, 7 Februari 2026. Salah satunya mengenai ibu mendiang Ita Martadinata, Wiwin Suryadinata, yang menangis dalam persidangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Selain itu, artikel tentang lokasi calon kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendapat perhatian pembaca Tempo. Berikut ini tiga berita paling banyak dibaca di kanal Nasional pada 7 Februari 2026.

1. Ibunda Ita Martadinata Menangis di Sidang Gugat Fadli Zon

Wiwin Suryadinata menangis saat dimintai pendapat ihwal pernyataan Menteri Kebudayaan Fadli Zon bahwa tidak ada pemerkosaan massal dalam tragedi Mei 1998. Tangis Wiwin pecah saat bersaksi dalam persidangan gugatan pernyataan penyangkalan pemerkosaan massal Mei 1998 oleh Fadli Zon di PTUN Jakarta, Jakarta Timur, Kamis, 5 Februari 2026.

Ita menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan akibat aktivitasnya dalam membantu korban Mei 1998. Menjelang rencananya memberikan kesaksian dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Amerika Serikat, mendiang Ita ditemukan meninggal dibunuh pada 9 Oktober 1998 di kamarnya.

Dalam sidang PTUN pekan ini, Wiwin menceritakan pembunuhan anaknya yang membuatnya ketakutan dan harus melarikan diri ke Singapura. Ia bercerita, kehidupannya jatuh dari pengusaha mebel menjadi penjual bahan pokok dengan penghasilan Rp 8.000 serta hidup penuh ketakutan.

Kemudian hakim menanyakan tanggapan pernyataan Fadli Zon bahwa data Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Tragedi 1998 tidak solid. Wiwin, yang kini menjadi biksuni, menjawab data TGPF itu solid. Hakim lalu meminta pendapatnya saat Fadli Zon menyebutkan tidak ada pemerkosaan massal.

“Tidak, saya tidak bisa memberi pendapat. Saya tidak bisa memberikan pendapat,” kata Wiwin dalam video sidang yang ditayangkan Instagram Konde.co pada Kamis, 5 Februari 2026.

Wiwin mengatakan sudah menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Ia mengaku mengenakan jubah biksuni bukan karena menjadi rohaniwan sejati, melainkan sebagai pelarian dari masalah.

“Saya berlindung di balik jubah, ini jubah pelarian loh. Bukan betul-betul seorang rohaniwan sejati. No! Tidak! Tapi saya adalah pelarian dari masalah. Saya berlindung, saya mengadu kepada Buddha, kepada Tuhan saya. Di situ…,” kata Wiwin terhenti dan menangis sambil menyeka air matanya dengan tisu. Majelis hakim lantas menghentikan sementara kesaksian Wiwin.

2. Nusron: Lokasi Calon Kantor MUI Bekas Lahan Kedubes Inggris

Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana Nusron Wahid mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyiapkan lahan untuk pembangunan kantor MUI dan sejumlah lembaga Islam di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Lahan itu dulu merupakan gedung Kedutaan Besar Inggris.

"Dulu gedung Kedutaan Besar Inggris. Di samping Jalan Thamrin, di samping Hotel Grand Hyatt," kata Menteri Agraria dan Tata Ruang ini di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Februari 2026.

Politikus Golkar ini mengatakan kantor itu rencananya dibangun 40 lantai. Selain untuk MUI, gedung itu akan digunakan menjadi kantor oleh Badan Amil Zakat Nasional atau Badan Wakaf Indonesia, Badan Pengelola Keuangan Haji, dan lembaga lain.

"Supaya mereka tidak lagi terbebani overhead tiap bulan dan berfokus memberdayakan umat," katanya.

Dalam kegiatan pengukuhan pengurus MUI periode 2025-2030 hari ini, Prabowo berencana membangun gedung 40 lantai dengan luas 4.000 meter untuk Majelis Ulama Indonesia, sejumlah lembaga, dan organisasi masyarakat Islam. Kepala Negara menyediakan lahan itu di depan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat.

"Jangan hanya hotel mewah dan mal. Gedung juga diperlukan untuk lembaga umat Islam," kata Prabowo dalam pengukuhan pengurus MUI 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Februari 2026.

3. Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto Tutup Usia

Kabar duka datang dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto dikabarkan meninggal pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Klaten Rizqan Iryawan mengkonfirmasi kabar meninggalnya Wakil Bupati Klaten tersebut.

Saat dihubungi melalui nomor ponselnya, Rizqan menyatakan dia tengah berada di Jakarta sehingga belum bisa memberikan kronologi secara menyeluruh. Namun, menurut informasi yang diterimanya, Benny meninggal sekitar pukul 10.00 WIB. "Benar. Tadi info jam 10-an," kata Rizqan melalui pesan WhatsApp yang dikirim kepada Tempo hari ini.

Rizqan mengungkapkan, Benny sempat menjalani perawatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang karena sakit selama sekitar dua minggu. Namun Rizqan belum menjelaskan penyakit yang diderita Benny. "Keluarga yang bisa menjelaskan sakitnya Mas Wabup (Wakil Bupati). Beliau sebelumnya diopname di RS Kariadi kurang-lebih dua minggu," ujarnya.