Tertinggal dari Jadwal, Beberapa Kementerian dan Daerah Gagal Inventarisasi Aset Publik
Agenda Nasional - Kementerian Keuangan melaporkan bahwa sejumlah kementerian, departemen, dan daerah belum memenuhi jadwal inventarisasi komprehensif aset publik hingga batas waktu yang ditentukan pada 12 Maret 2026.
Awal Kejadian
Pengumuman ini disampaikan pada sore hari tanggal 13 Maret 2026, menyoroti kemajuan dalam proses inventarisasi yang mencakup berbagai lembaga, organisasi, serta aset infrastruktur yang dikelola oleh negara.
Perkembangan
Hingga batas waktu, terdapat tiga organisasi yang belum mendaftarkan barang inventaris, yaitu Persatuan Asosiasi Sastra dan Seni Vietnam, Asosiasi Penulis Vietnam, dan Asosiasi Pusat Penyandang Tuna Netra Vietnam. Selain itu, dua lembaga—Universitas Nasional Vietnam Kota Ho Chi Minh dan Kementerian Kesehatan—serta tiga organisasi (Persatuan Organisasi Persahabatan Vietnam, Komite Pusat Front Persatuan Nasional Vietnam) dan empat daerah (provinsi Quang Tri, Son La, Lao Cai, dan Kota Ho Chi Minh) menunjukkan tingkat pendaftaran yang lebih lambat dibandingkan rata-rata nasional.
Dalam hal pengajuan dan persetujuan laporan untuk aset tetap, enam instansi dan unit belum mengajukan laporan. Sebanyak delapan belas kementerian serta lembaga pusat, dan 18 daerah lainnya juga tercatat memiliki tingkat pelaporan di bawah rata-rata nasional, masing-masing di bawah 80%.
Kondisi Terakhir
Mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026, unit-unit terkait diharapkan melakukan inventarisasi fisik dan menyerahkan laporan kepada instansi manajemen atasan sebelum 31 Maret 2026. Kementerian, sektor, dan daerah diminta untuk menyelesaikan laporan konsolidasi dan menyerahkannya kepada Kementerian Keuangan sebelum 31 Mei 2026, dengan laporan konsolidasi nasional direncanakan selesai pada Juli 2026. Proses ini dianggap penting untuk modernisasi pengelolaan aset publik, meningkatkan transparansi, efisiensi penggunaan sumber daya, serta memperbaiki disiplin keuangan dan anggaran.




