Tiga Investor Siap Kembangkan Fasilitas Komersial di IKN
Agenda Nasional - BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kabar baik dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Otorita IKN menandatangani tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama sejumlah investor di Balai Kota Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, kemarin, Rabu (25/2/2026). Sampai awal 2026 sudah ada komitmen dari 57 perusahaan dengan total investasi swasta murni Rp72 triliun
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengatakan, penandatanganan tersebut menjadi langkah untuk mendorong berbagai proyek investasi ke depan sekaligus menghadirkan fasilitas penunjang bagi masyarakat di kawasan Nusantara. Sejumlah investor yang menandatangani PKS tersebut, di antaranya PT Panca Karya Sentosa, PT Maxi Nusantara Raya, serta PT Borneo Berkah Abadi.
Untuk tiga kerja sama ini mencakup pembangunan fasilitas komersial dan layanan publik, mulai dari pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, hingga fasilitas olahraga yang tersebar di wilayah pengembangan 1A dan 1C. Seluruh proyek ini dirancang untuk mendukung kebutuhan sehari-hari penghuni kawasan, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang berada di Kawasan Nusantara.
Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (26/2/2026), Bos Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa perkembangan investasi di Nusantara terus menunjukkan tren positif. Hingga awal 2026, sebanyak 57 perusahaan telah berkomitmen berinvestasi dengan nilai mencapai sekitar Rp72 triliun.
Sampai awal 2026 sudah ada komitmen dari 57 perusahaan dengan total investasi swasta murni sebesar Rp72 triliun. Pembangunan IKN ini juga semakin meningkat dari aspek kepercayaan masyarakatnya termasuk dalam bidang usaha, apalagi dengan adanya Perpres No.79 serta kehadiran Bapak Presiden dan Wakil Presiden.
Otorita IKN turut memastikan kemudahan dalam proses perizinan dan pendampingan bagi investor, sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih cepat dan tepat. Komitmen kuat juga ditunjukkan oleh para pelaku usaha yang terlibat.
Salah satu investor dari PT Maxi Nusantara Raya, Suni Yuwono Kusbandi, menyampaikan bahwa kehadiran mereka di IKN tidak semata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berperan sebagai kontributor dalam pembangunan kawasan Nusantara.
Suni bercerita, pihaknya mendapat kesempatan untuk berinvestasi di sektor 1A, yang dinilainya lokasinya bagus. “Kami berkomitmen bahwa ini IKN, harus jadi. Maka saya sudah tidak menghitung cuan lagi, Pak. Untung rugi nomor sekian, kita harus bikin ekosistemnya.” (Osc).




