Tips Ahli Olahraga untuk Jaga Berat Badan Selama Puasa
Agenda Nasional - Mudanesia
Ahli Olahraga Sarankan Pola Makan Bertahap Agar Berat Badan Tetap Terkendali Selama Puasa /
MUDANESIA - Dokter spesialis kedokteran olahraga Andi Kurniawan menekankan pentingnya mengatur pola makan saat berbuka dan tidak melewatkan sahur untuk menjaga berat badan tetap stabil selama bulan Ramadhan.
Alumni Universitas Indonesia itu menyarankan agar berbuka tidak langsung dilakukan dengan porsi besar. Ia menganjurkan memulai dengan 2–3 butir kurma dan air putih, kemudian memberi jeda sekitar 15–20 menit sebelum menyantap makanan utama. Jeda tersebut memberi waktu bagi tubuh mengaktifkan sinyal kenyang sehingga mencegah makan berlebihan.
Menurutnya, setelah berpuasa sekitar 12–14 jam, hormon ghrelin yang memicu rasa lapar meningkat, sementara hormon leptin yang memberi sinyal kenyang menurun. Kondisi ini membuat seseorang cenderung makan secara impulsif jika tidak dikendalikan.
Baca Juga: Hidrasi Tubuh Tak Cukup dari Air Putih, Elektrolit Juga Berperan Penting
Ia menjelaskan bahwa sebagian orang justru mengalami kenaikan berat badan selama Ramadhan akibat konsumsi gorengan, minuman manis, serta kurangnya aktivitas fisik. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan dalam waktu singkat, bahkan sebelum tubuh sempat merasakan kenyang.
Saat makan utama, ia menyarankan fokus pada kualitas gizi dengan komposisi setengah piring sayur dan buah, seperempat protein seperti ayam, ikan, telur, tahu atau tempe, serta seperempat karbohidrat kompleks. Protein dinilai penting karena memiliki thermic effect of food (TEF) tinggi, sehingga tubuh membakar lebih banyak energi saat mencernanya sekaligus memberi rasa kenyang lebih lama.
Minuman manis juga sebaiknya dibatasi karena tinggi kalori tetapi rendah nilai gizi, sehingga mudah berkontribusi pada penambahan berat badan tanpa memberikan efek kenyang.
Baca Juga: Min Hee-jin Lepas Hak Saham Demi Ajak HYBE Berdamai dengan NewJeans
Selain mengatur makan berbuka, ia mengingatkan pentingnya sahur agar tubuh tidak mengalami lapar berlebihan yang memicu “balas dendam” makan saat malam. Sahur yang mengandung protein dan serat cukup dapat membantu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari.
Berita Pilihan
Takaran Jahe per Hari yang Pas untuk Turunkan Berat Badan, Sudah Tahu?
Ahli Nutrisi Sarankan Kebiasaan Makan Sehat untuk Dukung Kesimbangan Hormon dan Turunkan Berat Badan
Turun Berat Badan Lebih Aman dengan Pendekatan Medis, Ini Cara Kerja Program Halofit
Halaman:
1
Lihat Semua
2
Sumber: ANTARA
Tags
puasa
pola makan
olahraga
Terkini
Konsumsi Kacang-kacangan dan Kedelai Dikaitkan dengan Risiko Hipertensi yang Lebih Rendah 2 Juni 2026, 22:00 WIB
Perempuan Perlu Waspadai Faktor Risiko Demensia Sejak Dini 2 Juni 2026, 19:00 WIB
Stres pada Ayah Sebelum Pembuahan Diduga Berpengaruh pada Perkembangan Anak 2 Juni 2026, 18:00 WIB
Bandung Bersiap Sambut Euforia Indomaret Fun Bike 2026, Gowes Berhadiah hingga Belanja Gratis Setahun 31 Mei 2026, 21:46 WIB
10 Dampak Makan Daging Kambing Berlebihan Ini yang Sering Terjadi Setelah Idul Adha 30 Mei 2026, 19:00 WIB




