Agenda IWFP 2026: Puluhan Biksu dari Tiga Negara Menyambangi Nganjuk
Sumber Foto: surabayapagi.com
Agenda Negara

Agenda IWFP 2026: Puluhan Biksu dari Tiga Negara Menyambangi Nganjuk

Dalam rangkaian acara Indonesian Walk for Peace 2026 (IWFP 2026), sebanyak 51 biksu dari Thailand, Laos, dan Malaysia dijadwalkan untuk melintasi Kabupaten Nganjuk. Kedatangan para biksu ini akan disambut dengan meriah oleh masyarakat setempat yang terdiri dari berbagai elemen lintas agama.

Ketua Panitia IWFP 2026 Kabupaten Nganjuk, Roy Sugianto, menyampaikan bahwa rombongan biksu tersebut akan tiba pada 20 Mei 2026 sore dan menginap di Klenteng Hok Yoe Kiong yang terletak di Kecamatan Sukomoro. "Ini adalah misi perdamaian. Kami ingin masyarakat Nganjuk turut merasakan dan menyebarkan semangat harmoni," ujarnya.

Proses penyambutan para biksu akan berlangsung mulai dari kawasan Stasiun Baron hingga depan Klenteng Sukomoro. Masyarakat dari berbagai latar agama akan berjejer menyambut kedatangan rombongan. Mereka akan memasuki wilayah Nganjuk dari arah Kertosono setelah sebelumnya berjalan kaki dari Klenteng Gudo, Jombang. Sebelum melanjutkan perjalanan, rombongan akan singgah sejenak di Klenteng Kertosono untuk makan siang.

Roy menambahkan bahwa penyambutan ini akan melibatkan berbagai unsur, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Nganjuk, jaringan Gusdurian Nganjuk, Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Nganjuk, serta komunitas Tionghoa (PSMTI) Nganjuk.

Setibanya di Klenteng Hok Yoe Kiong, para biksu akan mengikuti prosesi penyambutan yang juga akan dihadiri oleh jajaran forkopimda, tokoh lintas agama, serta masyarakat umum. Pada hari kedua, rombongan biksu akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melintasi beberapa jalan protokol di Kota Nganjuk, termasuk Jalan Yos Sudarso, kawasan Tugu Jayastamba di Jalan Ahmad Yani, hingga Pendopo Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Menurut Roy, perjalanan ini merupakan bagian dari aksi jalan kaki lintas daerah yang dimulai dari Bali sejak 7 Mei 2026 dan akan berakhir di Candi Borobudur, Magelang, bertepatan dengan perayaan Waisak. "Pesan utamanya adalah perdamaian, persaudaraan, dan toleransi antarumat beragama," pungkasnya.