BPRS Berkah Dana Fadhlillah Tunjukkan Kinerja Positif dan Inovasi dalam Ekonomi Syariah Kampar
Sumber Foto: TopBusiness.id
Ekonomi

BPRS Berkah Dana Fadhlillah Tunjukkan Kinerja Positif dan Inovasi dalam Ekonomi Syariah Kampar

Agenda Nasional - Jakarta, TopBusiness – PT BPRS Berkah Dana Fadhlillah (Perseroda) Kabupaten Kampar, Riau, menunjukkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan capaian laba dan aset yang melampaui target.

Dalam paparan pada ajang TOP BUMD Awards 2026, manajemen bank syariah milik Pemerintah Kabupaten Kampar ini menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran sebagai motor penggerak ekonomi rakyat kecil dan menengah berbasis prinsip syariah.

Direktur Utama BPRS Berkah Dana Fadhlillah, Rico Fardinal, menyampaikan bahwa inovasi menjadi fokus utama dalam mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.

“Untuk TOP BUMD tahun 2026 ini kita mengangkat tema inovasi BUMD dalam pembangunan berkelanjutan,” ujar Rico saat mengawali pemaparannya di penjurian TOP BUMD Awards 2026 secara daring yang digelar Majalah TopBusiness, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan, visi perusahaan adalah menjadi bank syariah unggul yang sehat dan kuat sehingga mampu menjadi motor dalam memberdayakan perekonomian rakyat kecil dan menengah.

“Visi kita menjadi bank syariah unggul yang sehat dan kuat sehingga mampu menjadi motor dalam memberdayakan perekonomian rakyat kecil dan menengah,” tegasnya.

Tingkat Kesehatan dan Kinerja

Dari sisi fundamental, tingkat kesehatan bank menunjukkan kondisi yang solid. Berdasarkan penilaian Semester I dan Semester II 2025, profil risiko berada pada kategori rendah, tata kelola dalam kondisi baik, rentabilitas sehat, serta permodalan sangat sehat. “Secara keseluruhan tingkat kesehatan bank kita adalah di poin 2 atau sehat,” jelas Rico.

Rasio keuangan juga menunjukkan perbaikan. Non Performing Financing (NPF) turun dari 1,64% di tahun 2024 menjadi 1,25% per akhir 2025. Financing to Deposit Ratio (FDR) meningkat dari 70,45% menjadi 72,95%. Return on Equity (ROE) melonjak dari 22,30% menjadi 46,42%, sementara Capital Adequacy Ratio (CAR) tetap kuat di atas 23%.

BACA JUGA: Usung Layanan TOP di TOP BUMD Awards 2026, Perumdam Mojopahit Mojokerto Selangkah Raih Platinum

Sementara dari sisi kinerja keuangan, sepanjang 2025 menunjukkan sejumlah indikator melampaui target yang ditetapkan.

Untuk pembiayaan yang ditargetkan sebesar Rp54,9 miliar terealisasi Rp53,5 miliar atau 97%. Tidak tercapainya pembiayaan ini, kata dia, dikarenakan banyaknya pelunasan pembiayaan sebelum jatuh tempo.

Kemudian untuk tabungan justru melampaui target dengan capaian 103%. Deposito tercapai 98% dari target.

Yang menonjol adalah pencapaian laba dan aset. “Untuk laba tahun berjalan yang ditargetkan Rp1,8 miliar, di akhir tahun 2025 kita membukukan laba sebesar Rp2,07 miliar,” ungkap Rico.

Capaian tersebut setara dengan 115% dari target. Sementara itu, total aset yang ditargetkan Rp83,7 miliar berhasil menembus Rp85,09 miliar atau 102% dari target.

Direktur BPRS Berkah Dana Fadhlillah, Novra Waldy turut menjelaskan, penguatan strategi bisnis dilakukan secara bertahap mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.

“Untuk strategi bisnis jangka pendek ada lima strategi yang kami lakukan yaitu meningkatkan produktivitas sumber daya yang tersedia, meningkatkan rasio FDR melalui ekspansi pembiayaan, melakukan penyelesaian pembiayaan bermasalah secara lebih intensif, peningkatan di bidang teknologi informasi, dan penambahan jaringan kantor,” jelas Novra.

Untuk jangka panjang, bank menitikberatkan pada peningkatan daya saing melalui teknologi dan digitalisasi layanan.

“Untuk jangka panjang lima tahun ada peningkatan daya saing melalui pemanfaatan teknologi informasi yang lebih baik, meningkatkan jangkauan pelayanan, serta digitalisasi pelayanan perbankan,” tambahnya.

Inovasi Digital dan Layanan Syariah

Sebagai BPRS yang terus beradaptasi, Berkah Dana Fadhlillah memperkuat layanan digital dan inovasi produk.

Beberapa terobosan yang dilakukan antara lain program promosi dengan penurunan margin dan uang muka pembiayaan, peluncuran Tabungan Mudharabah, pembebasan biaya administrasi pembiayaan, serta pembiayaan umrah dengan akad ijarah bekerja sama dengan travel terpercaya.

BACA JUGA: Sukses Tingkatkan Kinerja, Perumdam Tirta Yapono Ambon Kandidat Raih TOP BUMD Awards 2026

Bank juga menyediakan layanan pengajuan pembiayaan secara online melalui website.

Di bidang digital, inovasi dilakukan melalui sistem virtual account host-to-host yang memungkinkan transaksi real time antarbank.

“Penggunaan virtual host to host ini sangat positif, sehingga setoran tabungan ataupun angsuran dapat dilakukan melalui transfer dari bank lain secara real time,” terang Novra.

Selain itu, bank menghadirkan layanan mobile collector untuk memudahkan nasabah melakukan penyetoran tanpa harus datang ke kantor, serta notifikasi transaksi melalui WhatsApp.

“WA notifikasi sehingga mutasi nasabah langsung akan tersampaikan ke WA nasabah,” ujarnya.

SDM Berbasis Nilai Syariah

Manajemen juga menaruh perhatian pada pengembangan sumber daya manusia sebagai fondasi strategi bisnis. Rico kembali menegaskan komitmen bank dalam menjalankan prinsip syariah secara menyeluruh.

“Bank berkomitmen untuk selalu menjalankan prinsip syariah dengan kaffah. Ini tercermin di lingkungan internal di kantor maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga diharapkan bank dapat secara konsisten menerapkan prinsip syariah dalam pencapaian strategi bisnis dengan menitikberatkan pada nasabah yang mempunyai komitmen bersyariah (emotional market),” ujarnya.

Secara konkret, kegiatan pengajian dan pendalaman ekonomi syariah dilakukan dua kali dalam sebulan untuk memperkuat karakter SDM. Seluruh jajaran manajemen telah mengikuti sertifikasi dan pelatihan internal maupun eksternal. Sepanjang 2025, realisasi biaya pendidikan dan pelatihan mencapai Rp192.351.000.

Bank juga mengembangkan aplikasi internal BESTIS (Berkah Staff Information System) untuk memonitor aktivitas dan kinerja pegawai.

Budaya kerja internal dirangkum dalam nilai BERKAH: Best, Empathy, Responsibility, Knowledge, Attitude, dan Humble.

Kontribusi dan Ekonomi Berkelanjutan

Sebagai BUMD, BPRS Berkah Dana Fadhlillah berkomitmen memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen. Bank juga menyalurkan zakat melalui BAZNAS daerah serta dana CSR untuk pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA: Sukses Gandeng Bank Jatim dalam KUB, Kinerja Bank NTB Syariah kian Melesat ke Depannya

“Bank berkomitmen setiap tahun menyumbangkan PAD melalui dividen kepada pemerintah daerah, menyalurkan zakat bank ke lembaga BAZNAS daerah serta menyalurkan dana CSR ke wilayah kerja bank guna menunjang tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Rico.

Untuk tahun ini, dividen BPRS Berkah Dana Fadhlillah sebesar Rp672.394.304. “Pada tahun 2021 tidak ada penyetoran dividen dikarenakan pada tahun tersebut focus untuk pemenuhan modal inti minimum. Begitu juga di tahun 2022. Minimnya penyetoran dividen dikarenakan masih focus untuk pemenuhan modal inti bank,” cerita dia.

Selain itu, kata dia, manajemen juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis syariah.

“PT BPRS Berkah Dana Fadhlillah berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah. Sinergi antara BPRS dan Pemerintah Kabupaten Kampar menjadi kunci keberhasilan pembangunan ekonomi daerah berkelanjutan,” tutup Rico.

Dengan tingkat kesehatan bank yang terjaga, kinerja keuangan yang melampaui target, serta inovasi digital yang terus diperkuat, BPRS Berkah Dana Fadhlillah menunjukkan perannya sebagai BUMD perbankan syariah yang adaptif dan kontributif dalam mendorong ekonomi daerah Kampar.

Tags: PT BPRS Berkah Dana Fadhlillah TOP BUMD Awards 2026

Previous Post

Bank Tegal Unjuk Peran Strategisnya dalam Membangun Ekonomi Berkelanjutan

Next Post

Pascaerupsi Gunung Semeru, Menteri Dody Instruksikan Pengecekan Struktur Jembatan Besuk Kobokan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment

Name *

Email *

Website