DPR Minta Pemerintah Fokus Tiga Agenda Atasi Anjloknya IHSG
PERISTIWA
Jadwal Puasa 2026
Anggota Komisi XI DPR RI Amin AK meminta pemerintah fokus tiga agenda utama soal IHSG anjlok terkait MSCI.
(Hira/vel - dpr.go.id)
Tiyo Bayu Nugroho
Penulis
Taat Ujianto
Editor
Dengarkan berita favorit Anda saat bepergian, bekerja, atau beristirahat dengan fitur Putar Suara.
Putar Suara
JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Amin AK meminta pemerintah untuk fokus pada tiga agenda utama soal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Sebagai mitra pemerintah, Amin AK mendorong agar tindak lanjut difokuskan pada tiga agenda utama. Pertama, penyediaan data yang dapat diverifikasi secara independen.
Kedua, lanjut Amin AK, metodologi yang transparan dan konsisten agar tidak menimbulkan tafsir berbeda antara regulator, pelaku pasar, dan lembaga internasional. Ketiga, penguatan pengawasan dini untuk mendeteksi potensi masalah sebelum memicu gejolak.
Amin AK pun mengapresiasi langkah BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah menjalin komunikasi intensif dengan MSCI dan menargetkan penyelesaian isu tersebut paling lambat Mei 2026.
“Itu menunjukkan keseriusan regulator. Tetapi pasar tidak hanya menunggu janji, melainkan bukti nyata,” kata Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Negara (BAKN) DPR RI ini.
Publik Diharap Tenang
“Justru periode hingga Mei 2026 ini adalah window of opportunity bagi Indonesia untuk membuktikan bahwa pasar modal kita dewasa, terbuka terhadap evaluasi, dan mampu berbenah,” ucap Amin.
Amin menegaskan, sikap defensif justru akan memperburuk persepsi pasar. Sebaliknya, pengakuan atas masalah yang disertai tindakan cepat dan terukur akan menjadi nilai tambah di mata investor global.
“Pasar global menghargai negara yang mau mengakui masalah dan bertindak cepat. Jika perbaikan dilakukan secara kredibel, transparan, dan terukur, saya yakin kepercayaan investor bisa pulih, bahkan lebih kuat dari sebelumnya,” pungkas Amin.




