Eksplorasi Lab LumaColor: Inovasi Teknologi Kamera Realme di Shenzhen
Sumber Foto: Kompas.com
Teknologi

Eksplorasi Lab LumaColor: Inovasi Teknologi Kamera Realme di Shenzhen

SHENZHEN, KOMPAS.com - Desember 2025 lalu, Realme resmi memperkenalkan LumaColor Image, sebagai fondasi sistem portrait pada Realme 16 Pro series yang belum dirilis secara global.

Teknologi ini dikembangkan dengan dukungan tuning dari TÜV Rheinland, dan dirancang untuk mengolah tone kulit, pencahayaan, serta reproduksi warna secara lebih presisi.

Jurnalis KOMPAS.com Soffya Ranti, berkesempatan mengunjungi langsung LumaColor Image Lab di fasilitas produksi Realme di Dongguan, Shenzhen.

Dalam eksplorasi tersebut, Product Manager Realme, Liam, memandu rombongan awak media untuk melihat bagaimana laboratorium ini mereplikasi beragam kondisi cahaya dunia nyata.

LumaColor Image Lab

Lihat Foto

Saya mengunjungi LumaColor Image Lab yang berada di Dongguan, Shenzhen. Luas labnya tidak terlalu besar. Namun, di dalamnya dibagi menjadi beberapa sekat ruangan yang didesain berbeda-beda.

Laboratorium ini dirancang dengan layout berisi berbagai ruangan yang mereplikasi beragam skenario di dunia nyata.

Setiap ruang menggambarkan suasana (ambience) dan karakter pencahayaan yang berbeda, mulai dari indoor yang hangat, kafe bercahaya redup, hingga lingkungan dengan campuran lampu warna-warni.

Saat pertama kali eksplorasi, saya dan sejumlah awak media memasuki zona bertema “youth”, yakni ruangan dengan dekorasi bunga dan elemen warna cerah yang mensimulasikan ambience ekspresif layaknya suasana outdoor.

Di area ini, pencahayaan cenderung terang dan dipadukan dengan warna-warna kontras seperti pada toko bunga, di mana cat dinding dan bunga berwarna-warni saling bertabrakan secara visual.

Pada layout yang sama, terdapat simulasi toko mainan dengan deretan produk berwarna mencolok dan terang.

Bergeser ke sisi lain, saya menjumpai ambience toko pakaian yang berseberangan dengan replika toko ponsel Realme di mal atau ruko, yang umumnya memiliki pencahayaan sangat terang dan tajam.

Beberapa langkah berikutnya, kami memasuki ruangan bertema Afrika dan Indian style dengan temperatur warna menengah. Eksplorasi berlanjut ke ruangan dengan pencahayaan lebih redup yang disimulasikan sebagai bar.

Setelah itu, kami kembali menemukan berbagai replika lain seperti toko buku, restoran, hingga ambience kafe dengan pencahayaan lebih kalem.

Seluruh ruangan tersebut dirancang untuk menguji warna-warna tertentu serta karakter cahaya yang berbeda-beda.

Alih-alih memisahkan proses pengolahan cahaya dan warna, LumaColor Image menyelaraskan keduanya secara terkoordinasi.