Empat Penerbangan Internasional dari Bali Tertunda Akibat Konflik di Iran
Sumber Foto: ANTARA News Bali
Internasional

Empat Penerbangan Internasional dari Bali Tertunda Akibat Konflik di Iran

Agenda Nasional - Denpasar (ANTARA) - Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali mengumumkan sebanyak empat penerbangan internasional dari Denpasar mengalami penundaan dan pembatalan pada Sabtu hingga pukul 21.00 WITA akibat penutupan ruang udara di sejumlah negara akibat Iran diserang Amerika Serikat dan Israel.

“Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, dapat kami sampaikan bahwa terdapat sejumlah rute penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan penerbangan dan atau penyesuaian jadwal penerbangan,” kata Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi dalam keterangan resmi di Denpasar, Sabtu.

Ia menjelaskan hingga pukul 21.00 WITA, ada satu penerbangan internasional mengalami penundaan yaitu maskapai Etihad dengan nomor penerbangan EY-477 rute Denpasar menuju Abu Dhabi.

Sedangkan tiga penerbangan internasional lainnya dibatalkan keberangkatannya yaitu maskapai Emirates dengan nomor penerbangan EK-369 menuju Dubai, Emirates EK-399 menuju Dubai dan Qatar Airways QR-963 tujuan Doha.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama dengan maskapai penerbangan untuk terus membarui jadwal penerbangan.

Selain itu, juga akan berkoordinasi terkait penanganan calon penumpang yang sudah tiba di bandara, sebelum mengetahui penerbangannya terdampak penutupan ruang udara di sejumlah negara.

“Koordinasi dengan AirNav Indonesia juga untuk memantau ruang udara yang terdampak, serta dengan aparatur keamanan untuk antisipasi situasi keamanan di bandara,” ujarnya.

Ia mengimbau agar para calon penumpang pesawat udara terus berkomunikasi dengan maskapai penerbangan untuk membarui informasi jadwal penerbangan.

“Kami turut menyediakan layanan help desk yang berlokasi di Lantai dua Terminal Keberangkatan Internasional, serta layanan contact center yang dapat diakses melalui sambungan telepon dengan nomor 172 untuk pembaharuan informasi,” kata dia.

Sebelumnya, penutupan ruang udara terjadi di sejumlah negara menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap sejumlah wilayah di Iran.

Sejumlah negara yang saat ini menutup ruang udara antara lain Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan sebagian Suriah.