Hamas Terima Pasukan Internasional di Gaza Tanpa Campur Tangan
Sumber Foto: Serambinews.com
Internasional

Hamas Terima Pasukan Internasional di Gaza Tanpa Campur Tangan

Timur Tengah

Tayang:

lihat foto

RNTV/TangkapLayar

ISRAEL PERINGATKAN HAMAS - Personel Brigade Al Qassam, Sayap Militer Gerakan Perlawanan Palestina, Hamas, dalam sebuah parade militer di Jalur Gaza beberapa waktu lalu.

Ringkasan Berita:

Posisi kami terhadap pasukan internasional jelas: kami ingin pasukan penjaga perdamaian yang memantau gencatan senjata, memastikan pelaksanaannya, dan bertindak sebagai penyangga antara tentara pendudukan dan rakyat kami di Jalur Gaza, tanpa mencampuri urusan dalam negeri Gaza

SERAMBINEWS.COM - Juru Bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan pada hari Jumat pihaknya terbuka untuk pasukan penjaga perdamaian internasional di Gaza, tetapi menolak campur tangan apa pun dalam urusan dalam negeri “wilayah tersebut.”

“Posisi kami terhadap pasukan internasional jelas: kami ingin pasukan penjaga perdamaian yang memantau gencatan senjata, memastikan pelaksanaannya, dan bertindak sebagai penyangga antara tentara pendudukan dan rakyat kami di Jalur Gaza, tanpa mencampuri urusan dalam negeri Gaza, kata,” Qassem kepada AFP.

Hamas awalnya dengan sungguh-sungguh menentang Pasukan Stabilisasi Internasional ketika pertama kali dibentuk tahun lalu oleh AS dalam rencana 20 poinnya untuk mengakhiri perang Gaza.

Hamas mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam bahwa setiap diskusi mengenai Gaza harus dimulai dengan penghentian total “agresi” Israel ketika “Dewan Peace” Presiden AS Donald Trump memetakan masa depan wilayah tersebut, dengan Israel bersikeras pada perlucutan senjata Hamas sebelum rekonstruksi dimulai.

Dewan Trump bertemu untuk itu sesi perdana di Washington pada hari Kamis, dengan sejumlah negara menjanjikan uang dan personel untuk pembangunan kembali, lebih dari empat bulan menjadi gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas.

Baca juga: Israel Ultimatum Hamas 60 Hari untuk Letakkan Senjata, Ancam Kembali Berperang

Ia mengungkapkan bahwa lima negara Indonesia, Maroko, Albania, Kosovo dan Kazakhstan sepakat untuk menyumbangkan ribuan personel ke Pasukan Stabilisasi Internasional, yang seharusnya secara bertahap menggantikan pasukan Israel di Gaza.

Tetapi rapat dewan tidak menawarkan garis waktu bagi Hamas untuk meletakkan senjatanya atau bagi tentara Israel untuk mundur dari daerah kantong yang hancur.

“Setiap proses politik atau pengaturan apa pun yang sedang dibahas mengenai Jalur Gaza dan masa depan rakyat Palestina harus dimulai dengan penghentian total agresi, kata” Hamas.

Hamas juga mengatakan pengaturan untuk masa depan Gaza harus dimulai dengan pencabutan “blokade, dan jaminan hak-hak nasional rakyat kita yang sah, pertama dan terutama hak mereka atas kebebasan dan penentuan nasib sendiri.”

‘Keamanan dan perdamaian’

Dewan Perdamaian didirikan setelah pemerintahan Trump, dengan mediator lama Qatar dan Mesir, merundingkan gencatan senjata pada bulan Oktober untuk menghentikan perang dahsyat selama dua tahun antara Israel dan Hamas di Gaza.

Fase berikutnya dari rencana Trump mengatur pelucutan senjata Hamas, penarikan bertahap Pasukan Pertahanan Israel, dan penempatan ISF, dengan komite teknokratis transisi Palestina yang mengawasi pemerintahan sehari-hari.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersikeras bahwa Hamas harus melucuti senjatanya sebelum rekonstruksi dimulai, namun kelompok tersebut menolaknya.

Kedua belah pihak sering menuduh satu sama lain melanggar ketentuan gencatan senjata, yang mulai berlaku Oktober lalu setelah dua tahun perang dahsyat yang dimulai oleh serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 yang dipimpin Hamas.

Pada pertemuan Dewan Perdamaian pada hari Kamis, Trump mengatakan beberapa negara, sebagian besar di Teluk, telah menjanjikan lebih dari tujuh miliar dolar untuk membangun kembali wilayah tersebut.

Halaman 1/2

1 2

Tags

Israel Ultimatum Hamas

Perlucutan Senjata Hamas

Hamas Marah

Hamas

Gaza

Jalur Gaza

Rekomendasi untuk Anda

Kunjungi Kami.

Personal Care

MYOONSKIN Brightening Body Serum dan Collagen Drink: Rahasia Kulit Cerah ala Wanita Jepang

Cenderaloka

4 Rekomendasi Jaket Tenun, Ecoprint dan Batik dari Cenderaloka, Tampilan Auto Berkelas

Hair Care

Penyebab Rambut Berketombe dan Cara Mengatasinya Secara Efektif

Produk Handphone

19 Daftar HP OPPO dan realme di Harga Rp 3 Juta hingga 5 Jutaan Periode 29 April 2026

Tips Handphone

Tulis Cerita Harian, Bagikan Inspirasi, dan Raih Hadiah Jutaan Rupiah di Suara Lokal

Tips beauty

5 Keunggulan Tamanu Oil Buat Kulit: Melembapkan Hingga Cegah Penuaan Dini

Berita Terkait: #Timur Tengah

Drone Hizbullah Bunuh Otak Penghancur Rumah-rumah di Lebanon Selatan

Taktik Perang Baru, Drone Kabel Optik Hizbullah Sulit Dicegat, Korban Tentara IDF Terus Berjatuhan

Komandan Tentara Israel Frustasi Hadapi Drone Bunuh Diri Hizbullah di Lebanon

Bahrain Cabut 69 Kewarganegaraan Pendukung Iran saat Perang

Sekjen Hizbullah: Penjajah Israel tidak akan Tinggal di Satu Inci pun dari Tanah Kami

Video Pilihan

Kesaksian Penumpang Selamat dalam Tabrakan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Ikuti kami di