Indonesia Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Tanda Peran Baru Diplomasi
Bloomberg Technoz, Jakarta - Kesediaan Presiden RI Prabowo Subianto menyiapkan 8.000 pasukan perdamaian pada pertemuan Board of Peace (BoP) menandai transformasi penting dalam arah politik luar negeri Indonesia.
Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan kesediaan itu tidak muncul sebagai respons spontan, melainkan sebagai manifestasi diplomasi aktif yang bertumpu pada legitimasi moral dan kepentingan strategis jangka panjang.
“Indonesia tidak lagi sekadar menyuarakan perdamaian, tetapi turut membentuk arsitekturnya,” kata Khairul, Sabtu (21/2).
Sehari sebelum pertemuan BoP, di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa setiap inisiatif perdamaian harus kembali pada prinsip kedaulatan penuh Palestina.
Menurut Khairul, penjelasan ini penting untuk memastikan Indonesia tidak terseret dalam upaya rekonstruksi yang abai pada dimensi keadilan.
Baca Juga
Brasil-India Teken Pakta Mineral Kritis di Tengah Tekanan Pasokan
Menlu: Board of Peace Tanpa Iuran, RI Kirim Pasukan
Investor Global Apresiasi Penguatan Hukum & Pasar Modal
Next article →




