Kedubes Iran: Serangan Israel-AS Ancam Perdamaian Internasional
Sumber Foto: Kompas.tv
Internasional

Kedubes Iran: Serangan Israel-AS Ancam Perdamaian Internasional

Agenda Nasional - JAKARTA, KOMP AS.TV - Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Islam Iran di Indonesia menyebut serangan agresi militer yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap ibu kota Teheran sebagai ancaman serius terhadap perdamaian internasional.

Dalam pernyataan resminya, Kedubes Iran menilai serangan tersebut merupakan tindakan kriminal terhadap integritas teritorial Iran.

"Dengan tegas mengecam tindakan agresif dan kriminal tersebut terhadap integritas teritorial Iran, serta memandang tindakan Washington dan Tel Aviv sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional maupun internasional," demikian pernyataan resminya, Sabtu (28/2/2026).

Kedubes Iran menekankan serangan Amerika Serikat dan rezim Israel tersebut merupakan pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan merupakan tindakan agresi yang nyata terhadap Iran.

"Menanggapi agresi tersebut merupakan hak yang sah dan legitimasi Republik Islam Iran berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," ucapnya.

Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, lanjutnya akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya dalam rangka mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasional.

Diberitakan sebelumnya, Israel telah melakukan serangan ke Ibu Kota Iran, Teheran dan mengenai area dekat kantor Ayatollah Ali Khamanei. Serangan udara itu dilakukan Israel pada Sabtu (28/2/2026) siang.

Akibat serangan tersebut asap pun membubung di area perkotaan Teheran.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengakui mereka yang telah melakukan serangan tersebut. Israel Katz menggambarkan serangan tersebut dilakukan untuk menghilangkan ancaman.

Namun, ia tak segera memberikan penjelasan lebih lanjut.

Serangan tersebut terjadi setelah negosiasi nuklir antara AS-Iran tak menemui kesepakatan.

Sementara itu, keterlibatan aktif Amerika Serikat dalam operasi ini telah dikonfirmasi oleh pejabat di Washington.

Dikutip dari Associated Press, seorang pejabat AS dan orang yang mengetahui mengenai operasi itu yang meminta anonimitas, mengatakan AS terlibat dalam serangan tersebut.

Meski begitu, tak diketahui seberapa jauh keterlibatan AS dalam serangan Israel ke Iran itu.