Manfaat Jalan Kaki 10 Menit Setiap Pagi Menurut Dokter Gizi
Agenda Nasional - Jalan kaki selama 10 menit setiap pagi dapat meningkatkan kesehatan jangka panjang dan menurunkan risiko berbagai penyakit, menurut para dokter. Aktivitas sederhana ini berpotensi menjadi salah satu cara efektif dalam menjaga kesehatan dan memperpanjang umur.
Awal Kejadian
Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Jalan kaki di pagi hari dianggap sebagai cara praktis untuk menurunkan risiko masalah jantung. Menurut ahli jantung Bradley Serwer, MD, olahraga aerobik secara teratur, termasuk jalan kaki, dapat memberikan manfaat kardiovaskular yang signifikan.
Perkembangan
Serwer menyebutkan bahwa setidaknya 150 menit aktivitas aerobik per minggu dapat menurunkan risiko kematian secara keseluruhan sebesar 20 hingga 30 persen, yang setara dengan lima kali jalan kaki selama 30 menit dalam seminggu. Selain itu, berjalan kaki secara teratur membantu melindungi tubuh dari berbagai kondisi kronis yang sering muncul seiring bertambahnya usia, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, dan kanker. Menurut Yoshua Quinoenes, MD, rutinitas pagi yang sehat seperti jalan kaki dapat menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Kondisi Terakhir
Manfaat jalan kaki di pagi hari tidak hanya terbatas pada kesehatan fisik. Aktivitas ini juga dapat meningkatkan kesehatan kognitif dan mental. Jalan kaki meningkatkan aliran darah ke otak, mendukung pertumbuhan koneksi saraf baru, dan melindungi otak dari penurunan kognitif terkait usia, termasuk demensia dan penyakit Alzheimer. Selain itu, jalan kaki dapat memicu pelepasan hormon endorfin dan serotonin, yang berfungsi mengatur suasana hati dan mengurangi kecemasan. Paparan sinar matahari pagi juga membantu mengatur ritme sirkadian tubuh, yang berkontribusi pada kualitas tidur yang baik. Penelitian menunjukkan bahwa perbaikan pola tidur dan tambahan aktivitas fisik dapat meningkatkan harapan hidup.




