Tren Perpindahan Masyarakat Urban ke Pinggiran Kota
Sumber Foto: CNN Indonesia
Lifestyle

Tren Perpindahan Masyarakat Urban ke Pinggiran Kota

Agenda Nasional - Perubahan preferensi hunian di kalangan masyarakat urban terlihat dari semakin banyaknya individu yang memilih tinggal di kawasan pinggiran kota. Faktor utama yang memengaruhi tren ini adalah meningkatnya harga rumah, biaya sewa, dan biaya hidup di pusat kota.

Awal Kejadian

Di masa lalu, tinggal di pusat kota menjadi impian banyak generasi milenial karena kedekatannya dengan kantor, pusat hiburan, dan transportasi publik. Namun, seiring dengan naiknya biaya hidup, banyak yang beralih ke kawasan pinggiran kota untuk mencari hunian yang lebih terjangkau dan lingkungan yang lebih nyaman.

Perkembangan

Studi dari Harvard Joint Center for Housing Studies menunjukkan bahwa dalam dekade terakhir, semakin banyak milenial yang pindah ke kawasan suburban, terutama di kota-kota dengan harga properti tinggi dan terbatasnya rumah berukuran keluarga. Kebutuhan akan rumah yang lebih luas, lingkungan ramah anak, serta akses terhadap sekolah dan fasilitas umum menjadi faktor pendorong utama. Selain itu, pertimbangan biaya pendidikan dan pengasuhan anak juga mendorong orang untuk tinggal dekat keluarga besar di pinggiran kota.

Kondisi Terakhir

Kawasan pinggiran kini berkembang dengan konsep kota mandiri yang menyatukan hunian, area komersial, pendidikan, dan fasilitas kesehatan dalam satu ekosistem. Perkembangan sistem kerja hybrid dan fleksibel juga membuat lokasi hunian yang lebih jauh dari pusat kota menjadi tidak masalah, asalkan didukung oleh akses transportasi yang memadai. Paramount Petals, misalnya, sedang membangun akses tol dan fasilitas penunjang lainnya untuk meningkatkan konektivitas dan kenyamanan bagi penghuni kawasan tersebut.