MDRN Kerja Sama dengan PTDI dan Genertec untuk Transformasi Manufaktur Penerbangan
Sumber Foto: SWA.co.id
Internasional

MDRN Kerja Sama dengan PTDI dan Genertec untuk Transformasi Manufaktur Penerbangan

Modern Internasional Tbk (MDRN) menggandeng PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) dan Genertec untuk pengembangan serta penerapan sistem manufaktur computer numerical control (CNC) sebagai bagian dari inisiatif pabrik cerdas (advanced smart factory). Kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung transformasi manufaktur penerbangan di PTDI.

“Penandatanganan perjanjian kerja sama strategis ini mencerminkan komitmen bersama PTDI, Genertec, dan perseroan dalam mendorong inovasi manufaktur, pemanfaatan teknologi canggih, serta pengembangan industri kedirgantaraan nasional berdaya saing global,” jelas Direktur Utama Modern Internasional Tbk, Sungkono Honoris, dari laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (18/2/2026).

Perseroan memerinci pembagian peran dalam kerja sama tersebut. PTDI akan menjadi pengguna sekaligus pengembang utama sistem manufaktur CNC di fasilitas produksinya. MDRN berperan sebagai mitra implementasi dan penyedia layanan purna jual, yang mencakup implementasi sistem, optimalisasi dan integrasi solusi, pelatihan SDM, serta dukungan teknis dan layanan purna jual jangka panjang.

Sementara itu, Genertec — perusahaan konglomerasi asal China — akan menyediakan teknologi CNC dan solusi manufaktur cerdas, termasuk sistem otomasi, analitik produksi waktu nyata (real-time), pemeliharaan prediktif, serta integrasi digital seperti digital twin.

Saat mengumumkan kerja sama ini, perseroan menyatakan bahwa langkah tersebut belum menimbulkan dampak material secara langsung terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha. Adapun nilai transaksi, skema komersial, dan tahapan implementasi lanjutan akan ditentukan kemudian sesuai kebutuhan proyek dan kesepakatan para pihak.

Meski demikian, perseroan menilai kerja sama ini berpotensi memberi dampak positif dalam jangka menengah dan panjang, terutama untuk memperkuat portofolio MDRN di sektor manufaktur berteknologi tinggi serta meningkatkan peran perseroan sebagai penyedia solusi industri dan layanan purna jual.

Secara terpisah, saham MDRN ditutup menguat 9,09% ke level Rp72, dari sebelumnya Rp66, berdasarkan aplikasi IDX Mobile. Kapitalisasi pasar MDRN tercatat menembus Rp549 miliar, dengan volume transaksi 36,81 juta saham. Nilai transaksi mencapai Rp2,63 miliar dengan frekuensi 385 kali.

Saat ini, MDRN masuk dalam daftar pemantauan khusus sejak 30 November 2023, mengutip dari laman efek pada papan pemantauan khusus yang diterbitkan oleh BEI. Di laman tersebut, BEI menyematkan kriteria nomor 1 dan 5.

Kriteria nomor 1 merujuk pada harga rata-rata saham di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction yang berada di bawah Rp51, serta kondisi likuiditas rendah dengan rata-rata harian nilai transaksi kurang dari Rp5 juta dan volume kurang dari 10.000 saham selama tiga bulan terakhir.

Sementara kriteria nomor 5 merujuk pada kondisi ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir. (*)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.