Negara Nyasar di Arse Tapanuli Selatan?
Sumber Foto: Mandailing Online
Agenda Negara

Negara Nyasar di Arse Tapanuli Selatan?

Agenda Nasional - Keterasingan akses jalan menuju Dusun Aeknabara, Tanoponggol, dan Nanggoluon di Desa Dalihan Natolu, Kecamatan Arse, Tapanuli Selatan, mengungkapkan bagaimana masyarakat memandang keberadaan negara. Diskusi dalam grup WhatsApp "Kami Sumut Bersatu dan Bersaudara" mencerminkan ketidakpuasan terhadap pemerintah daerah yang dianggap lamban dan birokratis dalam menangani masalah aksesibilitas wilayah terpencil.

Awal Kejadian

Percakapan di grup WA tersebut dimulai dengan pertanyaan mengenai validitas data jalan milik pemerintah daerah. Beberapa anggota grup mempertahankan posisi pemerintah dengan alasan adanya hambatan dari kawasan hutan lindung dan regulasi kehutanan. Namun, diskusi ini juga mengungkapkan luka lama terkait pembangunan di Sumatera Utara, di mana negara sering hadir sebagai administrasi, tetapi terlambat dalam memberikan keberpihakan.

Perkembangan

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mengakui kesulitan medan menuju Dusun Aek Nabara setelah meninjau langsung lokasi. Jalan yang terjal dan licin nyaris tidak dapat dilalui kendaraan. Pengakuan warga bahwa baru kali ini ada bupati yang datang ke Aek Nabara menunjukkan adanya ketidakberdayaan wilayah tersebut selama puluhan tahun, meskipun secara administratif mereka merupakan bagian dari Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kondisi Terakhir

Diskusi di grup WhatsApp semakin menarik ketika beberapa anggota menyoroti perbedaan perlakuan antara kepentingan elite dan kebutuhan masyarakat kecil. Masyarakat merasa terjebak antara negara yang menjaga lingkungan dan negara yang seharusnya memperhatikan kesejahteraan mereka. Gus Irawan mengemukakan dua solusi: relokasi warga atau meminta izin khusus untuk membuka akses terbatas. Namun, kompleksitas masalah ini tidak dapat dijadikan alasan untuk membiarkan keterasingan terus berlangsung, apalagi hingga ratusan tahun. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah apakah negara benar-benar hadir untuk rakyatnya, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah terpencil.