Olahraga Ringan untuk Kebugaran Selama Puasa Ramadan
Sumber Foto: indonews.id
Olahraga

Olahraga Ringan untuk Kebugaran Selama Puasa Ramadan

Agenda Nasional - Bersepeda santai dan senam atau aerobik ringan juga dapat menjadi pilihan untuk menjaga kebugaran tanpa membebani tubuh secara berlebihan. (Foto: Hallodoc)

Bogor, INDONEWS.ID - Menjalankan ibadah puasa Ramadan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk tetap bugar dan produktif.

Selain pengaturan pola makan, pengelolaan aktivitas fisik, termasuk olahraga, menjadi faktor penting untuk menjaga kebugaran tubuh selama berpuasa.

Baca juga : Bela Negara dan Bara Geopolitika: Pelajaran dari Iran untuk Indonesia

Dosen Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University sekaligus Pakar Food and Community Nutrition, Muhammad Aries, SP, MSi, menjelaskan bahwa olahraga yang dilakukan dengan tepat justru memberikan banyak manfaat selama puasa.

Menurutnya, aktivitas fisik dapat menjaga kebugaran, membantu mengontrol kadar gula darah, serta meningkatkan metabolisme tubuh.

Baca juga : Sidang Panas Kasus Sritex Berakhir, Eks Direktur Bank DKI Divonis Bebas

“Dengan berolahraga secara rutin, tubuh dapat lebih efisien dalam membakar lemak sebagai sumber energi,” ujarnya melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Sabtu (21/2/2026).

Ia menambahkan, efisiensi metabolisme tersebut juga mendukung proses penurunan berat badan secara sehat.

Baca juga : Iran Klaim Segera Raih Kemenangan di Tengah Negosiasi dengan AS

Jenis Olahraga yang Dianjurkan

Selama berpuasa, Aries menyarankan agar masyarakat memilih olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan berlebih.

Durasi olahraga yang disarankan berkisar antara 20–45 menit, menyesuaikan kondisi masing-masing individu.

Beberapa jenis olahraga yang dinilai aman dan efektif dilakukan saat puasa antara lain jalan kaki atau jogging ringan selama 30–45 menit, yoga atau peregangan selama 20–30 menit, serta latihan kekuatan ringan seperti push-up, sit-up, atau squat untuk menjaga massa otot.

Selain itu, bersepeda santai dan senam atau aerobik ringan juga dapat menjadi pilihan untuk menjaga kebugaran tanpa membebani tubuh secara berlebihan.

Bagi individu yang telah terbiasa berolahraga secara rutin, ia menyarankan agar intensitas latihan tetap dikendalikan. Latihan beban sebaiknya dilakukan dengan beban sedang dan volume yang dikurangi.

Jika ingin meningkatkan intensitas, repetisi dapat ditambah dengan beban yang lebih ringan. Sementara itu, latihan kardio dianjurkan pada intensitas ringan hingga sedang, disertai peregangan dan latihan mobilitas untuk menjaga fleksibilitas otot.

Waktu dan Asupan Pendukung

Selain jenis dan durasi, pemilihan waktu olahraga juga perlu diperhatikan. Aries merekomendasikan olahraga dilakukan sebelum berbuka puasa, setelah berbuka antara Magrib dan Isya, setelah tarawih pada pukul 21.00–23.00, atau sebelum sahur bagi yang sudah terbiasa.

“Pastikan asupan cairan yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menghindari dehidrasi. Pilih makanan yang kaya karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat agar energi tetap terjaga sepanjang hari,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar menghindari olahraga dengan intensitas tinggi dan durasi panjang selama puasa. “Istirahat yang cukup penting agar tubuh memiliki waktu untuk pemulihan,” pungkasnya.*

TAGS : Tetap Bugar Saat Ramadan Rekomendasi Olahraga Aman Selama Puasa

Artikel Lainnya

Bantai Malut United 7-1 Tidak Membuat Borneo Raih Trofi Liga Super

Panglima TNI Dampingi Presiden RI Prabowo Subianto Panen Raya Udang di Kebumen

Walau Ditahan Imbang Persijap 0-0, Persib Bandung Tetap Juara Super League