Peningkatan Jadwal Perjalanan, Daop 6 Yogyakarta Ingatkan Masyarakat untuk Waspada di Perlintasan Kereta
Yogyakarta - PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengeluarkan imbauan bagi masyarakat terutama para pengendara untuk lebih berhati-hati dan waspada di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang. Peringatan ini disampaikan seiring dengan meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api akibat libur panjang akhir pekan Waisak yang berlangsung dari 9 hingga 12 Mei 2025.
Menurut Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, peningkatan perjalanan kereta api ini disebabkan oleh adanya beberapa kereta tambahan yang dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Pada momen libur panjang peringatan Waisak ini, frekuensi perjalanan kereta api bertambah, tidak hanya dari Daop 6 tetapi juga kereta yang melintas dari Daop lainnya," jelasnya.
Dia juga menambahkan bahwa dari Daop 6 Yogyakarta terdapat empat keberangkatan awal perjalanan kereta, yang berarti ada total delapan perjalanan pulang-pergi. Pada hari biasa, Daop 6 memberangkatkan sekitar 25 perjalanan kereta, namun selama libur panjang ini jumlahnya meningkat menjadi 29 perjalanan per hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada.
“Dengan peningkatan operasional ini, frekuensi perjalanan kereta api menjadi lebih padat dibandingkan hari biasa. KAI Daop 6 sangat mengimbau kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur kereta api dan sekitarnya. Bagi masyarakat yang melintas di perlintasan sebidang, perlu lebih waspada demi keselamatan bersama,” tambah Feni.
Lebih lanjut, Feni mengingatkan bahwa sesuai dengan Undang-Undang No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, keselamatan perjalanan kereta menjadi prioritas utama. Masyarakat diwajibkan untuk mendahulukan perjalanan kereta api.
“Kami juga mengimbau publik untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan dengan tidak melakukan aktivitas yang berisiko di jalur kereta api dan sekitarnya, seperti bermain, berjualan, atau berfoto di rel,” katanya.
Selain itu, Feni menyarankan agar para pengendara kendaraan, baik mobil, truk, maupun motor, selalu meningkatkan kewaspadaan dengan disiplin mematuhi rambu-rambu yang ada. Ia juga mengingatkan untuk berhenti sejenak dan melihat ke kiri dan kanan sebelum melewati perlintasan sebidang, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.




