Qualcomm Luncurkan Chipset Snapdragon Wear Elite untuk Smartwatch
Sumber Foto: Kompas.com
Teknologi

Qualcomm Luncurkan Chipset Snapdragon Wear Elite untuk Smartwatch

Agenda Nasional - KOMPAS.com - Pabrikan semikonduktor Qualcomm memperkenalkan chipset terbarunya yang dirancang untuk perangkat wearable, yakni Snapdragon Wear Elite, dalam ajang tahunan Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, Senin (2/3/2026).

Snapdragon Wear Elite diklaim membawa lompatan signifikan di segmen wearable karena telah mendukung fitur berbasis kecerdasan buatan (AI/Artificial Intelligence) secara lebih optimal.

Dengan chipset ini, perangkat seperti smartwatch, smartband, pelacak kebugaran, perangkat hub, hingga aksesori smartphone lainnya diharapkan mampu menghadirkan fitur yang lebih cerdas dan interaktif dibandingkan generasi sebelumnya.

Secara spesifikasi, Qualcomm menjanjikan setidaknya enam peningkatan utama pada Snapdragon Wear Elite.

Chip ini diproduksi dengan fabrikasi 3 nanometer, menawarkan efisiensi daya lebih baik untuk pemrosesan AI, performa yang lebih kencang, daya tahan perangkat yang ditingkatkan, konsumsi baterai lebih hemat, serta dukungan konektivitas internet yang lebih modern.

Lihat Foto

NPU pertama kali dan bisa main game

Wear Elite dirancang dengan teknologi fabrikasi 3 nanometer (nm) dan menawarkan performa CPU single thread 5x lebih cepat dan performa GPU yang 7x lebih mulus daripada Snapdragon W5+ Gen 2.

Soal performa, satu CPU inti Wear Elite memiliki fabrikasi 2,1 GHz dan empat inti efisiensi daya lainnya yang memiliki clock speed 1,95 GHz.

Kartu pengolah grafisnya (GPU) diklaim dapat menjalankan game dengan resolusi 1.080 piksel dengan frame rate 60 fps. Ini menjadi peningkatan yang signifikan karena kemampuan ini masih absen di generasi sebelumnya.

Snapdragon Wear Elite juga hadir dengan NPU (Neural Processing Unit) Hexagon yang dirancang khusus bersama dengan eNPU sekunder untuk menjalankan tugas AI dengan daya yang lebih efisien.

Perpaduan ini memungkinkan smartwatch atau wearables lainnya menjalankan model AI hingga 2 miliar parameter secara langsung, tanpa bantuan koneksi internet atau pemrosesan cloud. Durasi menjalankan token pertama 0,20 detik—10 detik saja.

Fitur-fitur AI yang hadir di perangkat pintar nantinya mampu dijadikan sebagai alat pengingat, pelatihan kesehata yang dipersonalisasi, meringkas teks, melakukan transkrip, dan terjemahan secara real-time.

Qualcomm mengklaim perangkat akan dapat dijadikan sebagai asisten AI yang dapat menangani sejumlah tugas yang diproses secara lokal sehingga data pribadi tetap aman, tidak dikirim ke penyimpanan cloud.

Baterai awet dan fitur hexa-connectivity

Di sektor baterai, Wear Elite menghadirkan data baterai 30 persen lebih lama dari generasi sebelumnya, berkat fabrikasi 3 nanometer dan komponen hemat daya dari eNPU.

Manajemen dayanya semakin cerdas untuk menjalankan beberapa tugas sekaligus. Perangkat yang ditenagai chip ini juga mendukung pengisian daya cepat dari 0 persen menjadi 50 persen dalam kurun waktu 10 menit.

Menyoal konektivitasnya, Wear Elite menjadi chip pertama yang digadang-gadang mampu mengintegrasikan enam teknologi konektivitas secara bersamaan. Fitur ini diberi nama “hexa-connectivity”.