Ripple Siapkan Ekspansi Besar Melalui Akuisisi dan Kemitraan di 2026
Sumber Foto: INDODAX
Agenda Utama

Ripple Siapkan Ekspansi Besar Melalui Akuisisi dan Kemitraan di 2026

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, tengah Ripple menyiapkan langkah ekspansi besar pada 2026.

Garlinghouse mengungkapkan adanya rencana perusahaan untuk memperluas bisnis melalui kemitraan strategis dan akuisisi baru, seiring menguatnya posisi regulasi Ripple di sejumlah yurisdiksi utama.

Pernyataan ini disampaikan Garlinghouse dalam pesan Tahun Baru sekaligus email kuartalan kepada pemegang saham Ripple.

Ia menegaskan bahwa perusahaan berada dalam fase pertumbuhan lanjutan setelah mencatat sejumlah pencapaian penting sepanjang 2025.

“Mengatakan bahwa 2025, khususnya kuartal IV, berjalan sangat sukses bagi Ripple rasanya seperti mengatakan Tom Brady hanyalah quarterback yang hebat. Semua orang tahu pencapaiannya jauh lebih besar dari itu,” ujarnya.

Ripple Bidik Kemitraan Besar dan Akuisisi Baru

Garlinghouse menyebut 2026 sebagai fase lanjutan dari strategi ekspansi Ripple. Fokus utama perusahaan adalah membangun kemitraan skala besar serta melakukan akuisisi yang dapat memperkuat layanan pembayaran lintas negara.

Ripple sebelumnya telah melakukan dua akuisisi strategis pada 2025, yakni Ripple Prime dan GTreasury.

“Dua akuisisi utama kami, Ripple Prime dan GTreasury, secara signifikan mempercepat sekaligus memperluas kemampuan Ripple dalam mewujudkan visi besar kami, yaitu Internet of Value. XRP telah dan akan terus menjadi pusat dari visi tersebut,” jelas Garlinghouse.

Kedua langkah ini dinilai memperluas kapabilitas Ripple dalam menyediakan solusi keuangan berbasis aset digital, khususnya untuk kebutuhan institusional dan pasar global.

Menurut Garlinghouse, fondasi yang dibangun lewat akuisisi tersebut memungkinkan Ripple bergerak lebih agresif dalam memperluas jaringan bisnisnya ke sektor keuangan yang lebih luas.

Fokus Ripple Tetap pada Pembayaran Lintas Negara

Di tengah rencana ekspansi tersebut, Ripple tetap menempatkan layanan pembayaran lintas negara sebagai inti bisnis.

Garlinghouse menegaskan bahwa visi Ripple adalah meningkatkan efisiensi sistem pembayaran internasional yang selama ini dikenal lambat dan mahal.

XRP masih menjadi bagian penting dari ekosistem Ripple, terutama sebagai aset yang mendukung transfer nilai lintas negara.

Strategi ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan institusi keuangan terhadap infrastruktur pembayaran yang lebih cepat dan terintegrasi secara global.

Ripple Kantongi Persetujuan Regulasi di Inggris

Selain rencana ekspansi bisnis, Ripple juga mencatat pencapaian penting di sisi regulasi. Anak usaha Ripple di Inggris, Ripple Markets UK Ltd., resmi terdaftar di Financial Conduct Authority (FCA).

Pendaftaran ini memungkinkan Ripple menjalankan aktivitas kripto tertentu di Inggris sesuai regulasi yang berlaku, termasuk kepatuhan terhadap aturan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Status tersebut memperkuat posisi hukum Ripple di pasar Eropa dan meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata mitra institusional.

Masuknya Ripple dalam daftar perusahaan terdaftar FCA menandai langkah strategis perusahaan dalam membangun operasional yang sejalan dengan kerangka regulasi global.

Strategi 2026: Regulasi sebagai Pintu Ekspansi Global

Ripple memandang kepatuhan regulasi sebagai aset strategis. Dengan fondasi hukum yang lebih kuat, perusahaan menargetkan pembentukan aliansi dengan pelaku industri keuangan di berbagai negara.

Garlinghouse mengisyaratkan bahwa 2026 akan diisi dengan pengumuman kemitraan baru yang berfokus pada pengembangan infrastruktur kripto yang patuh regulasi.

Langkah ini ditujukan untuk memperluas jangkauan Ripple di pasar global yang semakin menuntut kepastian hukum.

Meski belum mengungkap detail mitra maupun target akuisisi berikutnya, Ripple menegaskan bahwa fokusnya adalah pertumbuhan berkelanjutan, bukan ekspansi spekulatif.

Kesimpulan

Rencana Ripple untuk 2026 menunjukkan arah yang jelas dengan memperkuat posisi sebagai penyedia infrastruktur pembayaran global melalui kombinasi akuisisi, kemitraan strategis, dan kepatuhan regulasi.

Dengan dukungan legal yang semakin solid, Ripple bersiap memasuki fase ekspansi yang lebih matang dan terstruktur di tengah dinamika industri kripto global.

FAQ

Apa agenda utama Ripple di tahun 2026? Agenda utama Ripple pada 2026 adalah memperluas bisnis melalui kemitraan strategis dan akuisisi, dengan fokus pada penguatan layanan pembayaran lintas negara.

Apakah Ripple sudah mengumumkan mitra baru untuk 2026? Belum. Hingga saat ini, Ripple baru menyampaikan arah strategi secara umum tanpa mengungkap nama mitra atau detail kesepakatan yang akan datang.

Mengapa persetujuan FCA Inggris penting bagi Ripple? Pendaftaran di FCA memungkinkan Ripple beroperasi secara legal di Inggris dan meningkatkan kepercayaan institusi terhadap layanan Ripple di pasar Eropa.

Apakah XRP masih menjadi bagian penting dari strategi Ripple? Ya. XRP tetap digunakan sebagai bagian dari solusi pembayaran lintas negara yang dikembangkan Ripple, khususnya untuk efisiensi transfer nilai global.

Apakah rencana Ripple 2026 berdampak langsung pada harga XRP? Ripple tidak membahas pergerakan harga. Pernyataan CEO lebih berfokus pada strategi bisnis dan ekspansi perusahaan, bukan prediksi pasar.

Apa perbedaan strategi Ripple 2026 dibanding tahun sebelumnya? Pada 2026, Ripple menempatkan regulasi dan kemitraan institusional sebagai fondasi utama ekspansi, melanjutkan akuisisi strategis yang telah dilakukan pada 2025.

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

INDODAX merupakan satu-satunya exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

Author: Fau