Vietnam Sambut Rekor 2,5 Juta Pengunjung Internasional di Januari 2026
Sumber Foto: Vietnam.vn
Internasional

Vietnam Sambut Rekor 2,5 Juta Pengunjung Internasional di Januari 2026

Pada Januari 2026, sektor pariwisata Vietnam menyambut hampir 2,5 juta pengunjung internasional, meningkat 18,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu – sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya, menandai fase baru pengembangan pariwisata. Angka ini tidak hanya menandai rekor baru tetapi juga menunjukkan kepercayaan pasar dan daya tarik kuat pariwisata Vietnam di peta pariwisata global.

Di tingkat regional, pasar Asia terus menjadi andalan dengan sekitar 1,8 juta pengunjung, yang mencakup lebih dari 73% dari total. Korea Selatan memimpin dengan hampir 490.000 pengunjung, meningkat sekitar 26% dibandingkan bulan sebelumnya dan lebih dari 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Tiongkok berada di peringkat kedua, meskipun menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tetapi masih memiliki jumlah pengunjung yang sangat besar, mencapai hampir 460.000. Jepang mengalami pertumbuhan yang kuat sebesar 41% dibandingkan bulan sebelumnya dan 16,9% dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan pemulihan di segmen pengeluaran tinggi.

Di Asia Tenggara, banyak pasar mencapai tingkat pertumbuhan yang tinggi, seperti Filipina, Singapura, Indonesia, dan Thailand; khususnya, Kamboja mengalami peningkatan lebih dari tiga kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya dan periode yang sama tahun lalu. Pasar India mengesankan dengan hampir 88.000 pengunjung, peningkatan lebih dari 80% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2015.

Eropa muncul sebagai titik terang dengan sekitar 424.000 kunjungan, peningkatan lebih dari 35% dibandingkan bulan sebelumnya dan hampir 60% dibandingkan tahun sebelumnya. Rusia, Inggris, Prancis, dan Jerman semuanya mengalami peningkatan dua digit; Rusia dan Polandia, khususnya, mengalami tingkat pertumbuhan yang sangat tinggi.

Pasar Amerika mencapai sekitar 137.000 pengunjung, meningkat 23% dari bulan sebelumnya dan meningkat 14,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Amerika Serikat terus menjadi sumber pengunjung yang signifikan, dengan peningkatan 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Australia juga mengalami pertumbuhan yang kuat dengan lebih dari 81.000 pengunjung.

Menurut penilaian, hasil ini bukan kebetulan tetapi merupakan kombinasi dari beberapa faktor seperti kebijakan visa yang menguntungkan, peningkatan konektivitas udara internasional, dan lingkungan destinasi yang stabil dan aman. Bersamaan dengan itu, serangkaian kegiatan promosi telah diintensifkan, dan produk pariwisata menjadi semakin beragam.

Yang perlu diperhatikan, struktur metode kedatangan pengunjung internasional juga menunjukkan tren pemulihan yang jelas dalam infrastruktur konektivitas. Perjalanan udara terus memainkan peran dominan, menyumbang hampir 80% dari total jumlah pengunjung, sementara kedatangan melalui jalur darat hampir berlipat ganda dibandingkan periode yang sama, mencerminkan peningkatan jumlah pengunjung dari negara-negara tetangga dan ASEAN.

Kembali ke Vietnam, penilaian menunjukkan bahwa hampir 2,5 juta pengunjung internasional pada bulan pertama tahun 2026 merupakan hasil dari beberapa faktor. Pertama, kebijakan visa Vietnam yang semakin liberal telah memberikan kontribusi signifikan dalam menarik wisatawan. Perluasan pembebasan visa, perpanjangan masa tinggal, penerapan visa elektronik multi-entri, dan perluasan penyeberangan perbatasan telah membuat Vietnam lebih mudah diakses oleh pengunjung internasional.

Selain itu, perjalanan udara internasional telah ditingkatkan dengan serangkaian rute baru, yang memfasilitasi perjalanan dari pasar tradisional ke pasar berkembang. Bersamaan dengan itu, lingkungan sosial -politik dan keamanan yang stabil, yang membangun citra Vietnam sebagai destinasi yang aman dan ramah, terus menjadi keuntungan yang signifikan.

Serangkaian kampanye promosi pariwisata juga telah diperbarui, mengurangi duplikasi dan menjadi lebih sinkron. Kampanye promosi di pasar utama dan potensial, partisipasi Vietnam dalam pameran pariwisata internasional utama, dan penguatan promosi multi-saluran telah meningkatkan kesadaran dan minat di kalangan wisatawan di Vietnam.

Bersamaan dengan itu, produk pariwisata menjadi semakin beragam, mulai dari pariwisata pantai dan pulau, pariwisata budaya, pariwisata alam, pariwisata perkotaan hingga jenis-jenis baru seperti MICE, pariwisata pertanian, pariwisata golf, pariwisata kesehatan dan kebugaran, pariwisata kereta api, dan lain-lain, yang membantu Vietnam menarik berbagai segmen wisatawan.

Dengan rekor 2,5 juta pengunjung internasional di bulan pertama tahun ini, hal ini dipandang sebagai sinyal yang menandai awal siklus pertumbuhan baru bagi pariwisata Vietnam di tengah persaingan yang ketat. Pencapaian ini membutuhkan kepemimpinan yang tegas dari Pemerintah, koordinasi yang erat antar kementerian, daerah, dan komunitas bisnis.

Dari kondisi "pemulihan" pasca pandemi, industri pariwisata Vietnam secara bertahap beralih menuju "pertumbuhan dan daya saing". Dengan momentum pertumbuhan positif sejak awal tahun, industri pariwisata Vietnam diperkirakan akan terus mempertahankan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Akibatnya, industri pariwisata Vietnam diharapkan memberikan kontribusi yang semakin penting bagi pembangunan sosial-ekonomi negara.

Sumber: https://bvhttdl.gov.vn/don-25-trieu-luot-khach-quoc-te-trong-thang-1-2026-tin-hieu-tang-truong-manh-cua-du-lich-ngay-dau-nam-20260206203400418.htm