Andi Soebijakto: Pentingnya Waspada Terhadap Agenda Pecah Belah Elit
Sumber Foto: Rmol.id
Agenda Negara

Andi Soebijakto: Pentingnya Waspada Terhadap Agenda Pecah Belah Elit

Aktivis Andi Soebijakto menekankan pentingnya masyarakat Indonesia untuk tetap waspada terhadap agenda yang berpotensi memecah belah, terutama yang menggunakan simbol-simbol sektarianisme. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah diskusi pada Minggu (2/12), di mana Andi menyarankan untuk memandang peristiwa-peristiwa sosial dan politik melalui kacamata politik praktis.

Penyebab Konflik Komunal

Andi menjelaskan bahwa konflik komunal sering kali berakar dari adanya kesenjangan yang menciptakan tekanan sosial. Hal ini dapat memicu reaksi emosional dari masyarakat yang disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan, kondisi ekonomi, ideologi, dan berbagai faktor lainnya. Dia mencontohkan tragedi yang terjadi di negara-negara seperti Libya, Suriah, dan Yaman, yang seringkali dikaitkan dengan gelombang Arab Spring. Menurutnya, tragedi tersebut merupakan hasil dari intervensi negara-negara superpower.

Manipulasi Simbol dan Agenda Tersembunyi

Andi memperingatkan bahwa manipulasi simbol-simbol sektarian telah berulang kali mengakibatkan kehancuran. Ketidakpahaman masyarakat sering dimanfaatkan oleh aktor-aktor tertentu yang memiliki agenda tersembunyi. "Jika terjadi sesuatu, aktor-aktor tersebut akan mencari perlindungan dari negara pendukung atau meminta suaka pada negara boneka," ujarnya.

Risiko Kesenjangan Pengetahuan

Dia juga mengungkapkan keprihatinan terhadap masyarakat digital yang cenderung mendangkalkan pengetahuan publik. Ironisnya, di tengah situasi ini, negara dinilai tidak memiliki strategi yang efektif untuk mengatasi tantangan yang ada. Andi menegaskan bahwa lembaga intelijen negara perlu meningkatkan kapabilitasnya dalam menghadapi dinamika terkini dan menjaga fokus.

Akhir Kata

Andi Soebijakto menekankan bahwa semua kerusuhan dan destruksi sering kali berawal dari isu-isu yang tampak menarik, seperti suku, agama, ras, antar golongan, dan madzab. Namun, ia menegaskan bahwa semua itu hanyalah kamuflase dari agenda politik yang lebih besar dan bertujuan untuk kepentingan tertentu. Oleh karena itu, kesadaran dan pengetahuan masyarakat sangat penting untuk mencegah manipulasi yang dapat merugikan banyak pihak.