Apri Andana Raih Cumlaude di Ilmu Hukum UNJA dengan IPK 3,99
Sumber Foto: Universitas Jambi
Hukum

Apri Andana Raih Cumlaude di Ilmu Hukum UNJA dengan IPK 3,99

Mendalo,- Apri Andana, wisudawan dari Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Fakultas Hukum (FH) Universitas Jambi (UNJA), berhasil meraih predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99 pada Wisuda ke-122 UNJA yang berlangsung di Balairung Pinang Masak UNJA, Mendalo, pada Sabtu (14/2/2026).

Lahir di Jambi pada 30 April 2004, Apri merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Ia menempuh masa studi selama 3 Tahun 5 Bulan hingga berhasil menyelesaikan skripsi berjudul “Implikasi Hukum Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 Terhadap Pemilihan Umum Daerah.”

Apri menuturkan bahwa setelah lulus dari SMA, ia diterima sebagai mahasiswa prodi Ilmu Hukum FH UNJA melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Ia mengungkapkan bahwa prodi tersebut bukan merupakan pilihan utamanya, namun justru dijadikan sebagai motivasi untuk membuktikan kemampuan diri dan meraih prestasi.

“Saya ini merupakan mahasiswa angkatan 2022 yang masuk lewat jalur SBMPTN melalui UTBK. Program studi Ilmu Hukum ini merupakan pilihan kedua saya, tetapi saya menerima dan menjadikan ini sebagai kesempatan yang baik untuk kedepannya,” ujar Apri.

Dalam perjalanannya, Apri menyadari bahwa dunia perkuliahan tidak hanya menuntut keberhasilan akademik. Kemampuan membangun relasi dan pengalaman melalui organisasi menjadi kunci utama dalam menjaga prestasi.

“Dalam perkuliahan, kita tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga perlu membangun relasi lewat organisasi. Karena itu saya berusaha mengatur waktu antara kuliah dan kegiatan organisasi supaya keduanya bisa berjalan seimbang dan saling mendukung,” ujar Apri.

Konsistensi menjadi prinsip yang selalu ia pegang sejak semester awal. Ia berupaya mempertahankan capaian nilai yang baik dari semester satu hingga semester tujuh sehingga IPK dapat terjaga secara optimal. Selain berfokus pada akademik, Apri juga aktif sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum (HIMA IH).

Nilai-nilai yang ditanamkan oleh orang tua turut menjadi pondasi penting dalam perjalanan akademiknya. Apri menegaskan bahwa sejak awal ia diajarkan untuk selalu menjunjung tinggi etika, sikap, dan akhlak dalam kehidupan kampus, baik kepada dosen maupun sesama mahasiswa.

“Orang tua saya selalu berpesan, percuma pintar kalau tidak punya akhlak. Yang harus diutamakan itu etika dulu, baru ilmu. Orang yang beretika pasti akan memiliki ilmu, tetapi orang yang berilmu belum tentu memiliki etika yang baik,” ungkap Apri.

Apri berpesan kepada mahasiswa yang tengah berada di fase akhir perkuliahan, agar tetap konsisten dan bersungguh-sungguh dalam menjalani proses akademik.

“Pesan saya kepada teman-teman yang masih berjuang menyelesaikan skripsi, tetaplah konsisten dan berusaha semaksimal mungkin. Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Selain itu, tetap tekun belajar dan aktif membangun jejaring serta relasi melalui organisasi dan kegiatan kampus,” ungkap Apri.

Setelah resmi menyandang gelar Sarjana Hukum, Apri berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Ilmu Hukum (S2) sembari mempersiapkan diri mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kejaksaan. Ia juga berencana mencari pengalaman kerja di kantor hukum sebagai bekal profesional dan penguatan kompetensi di bidang hukum.

Melalui perjalanan studinya, Apri menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh etika, kerja keras, dan komitmen dalam setiap proses yang dijalani. Kisahnya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UNJA lainnya untuk terus berjuang meraih prestasi tanpa mengabaikan nilai-nilai moral dan tanggung jawab sebagai insan akademik.