Ekonomi Syariah Menjadi Prioritas Dalam Strategi Pembangunan Nasional
Sumber Foto: indoposco.id
Agenda Negara

Ekonomi Syariah Menjadi Prioritas Dalam Strategi Pembangunan Nasional

Upaya untuk menjadikan ekonomi syariah sebagai pendorong baru pertumbuhan nasional terus diperkuat di Indonesia. Pendekatan yang terintegrasi lintas sektor dianggap sebagai kunci untuk mengoptimalkan potensi besar ekonomi syariah di Tanah Air.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sutan Emir Hidayat, menekankan bahwa pengembangan ekonomi syariah memerlukan pendekatan yang tidak terpisah-pisah. Ia menyoroti pentingnya membangun ekosistem yang saling terhubung, mencakup industri halal dan keuangan syariah.

Pentingnya Sinergi Antar Sektor

Emir menjelaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah harus melibatkan dukungan dari berbagai sektor, termasuk ekspor dan ekosistem pendukung lainnya. Sinergi antar sektor ini diharapkan dapat menciptakan rantai nilai yang kuat dan berkelanjutan, sehingga pelaku usaha dapat bersaing tidak hanya di pasar domestik tetapi juga di pasar global.

Ekonomi Syariah dalam Agenda Strategis Nasional

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa ekonomi syariah kini telah menjadi bagian dari agenda strategis nasional. Hal ini terlihat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang secara jelas menargetkan peningkatan kontribusi ekonomi syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ekonomi syariah bukan lagi sekadar alternatif, tetapi telah menjadi bagian dari strategi besar pembangunan nasional. Targetnya adalah untuk meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Harapan untuk Ketahanan Ekonomi Nasional

Dengan dukungan kebijakan yang semakin kuat dan pendekatan yang terintegrasi, ekonomi syariah diharapkan dapat menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, terutama di tengah dinamika global yang terus berubah.